Baron Capital, sebuah perusahaan manajemen investasi, udah ngeluarin surat investor untuk “Baron Opportunity Fund” kuartal pertama 2026. Suratnya bisa di download di sini. Fund ini turun 8.88% (Institutional Shares) di kuartal itu, lebih baik dibanding indeks Russell 3000 Growth yang turun 9.54%, tapi kalah sama S&P 500 yang turun 4.33%. Pasar saham AS mulai tahun ini dengan bagus gara-gara investor suka kebijakan pro-pertumbuhan kayak reshoring dan AI. Di bulan Februari, sentimen berubah karena kerugian di sektor software, layanan bisnis, dan info, dipicu kekaitiran soal gangguan AI. Penjualan makin parah setelah AS dan Israel menyerang Iran. Tren pasar nunjukin pergerakan dari Magnificent Seven, software, dan saham growth ke saham siklikal, defensif, dan value. Fund ini fokus ke tren pertumbuhan sekuler yang mengganggu dan menghasilkan peluang untung. Kuartal pertama berat buat fund ini karena perang, naiknya minyak dan inflasi, ketakutan AI, dan rotasi sektor.
Di suratnya, Baron Opportunity Fund nyebutin saham kayak Datadog, Inc. (NASDAQ:DDOG). Datadog adalah perusahaan cloud computing dan software yang nyediain platform observability dan keamanan buat aplikasi cloud. Pada 18 Mei 2026, saham Datadog ditutup di $208.82 per lembar. Return satu bulannya 61.51%, dan naik 79.57% dalam 52 minggu terakhir. Market cap Datadog sekarang $74.33 miliar.
Baron Opportunity Fund bilang gini soal Datadog di surat Q1 2026:
“Semikonduktor dan infrastruktur jelas diuntungkan sama revolusi AI, tapi sektor software lagi mengalami perubahan valuasi paling dramatis sejak era dot-com. Dari awal tahun sampe 31 Maret, median perusahaan software publik turun sekitar 25%, dengan kelipatan (multiple) nyampe ke level terendah 10 tahun. Penurunan ini sebagian besar terjadi tanpa pandang bulu — bukan karena fundamental yang jelek, tapi karena takut AI bakal ganggu pemain software lama. Kita serius sama kekawatiran ini, tapi kita rasa penjualan ini udah bikin peluang analitis. Gak semua perusahaan software hadapi risiko AI yang sama. Beberapa bakal terganggu, beberapa bakal bertahan, dan beberapa bakal jadi yang paling diuntungkan. Kita udah pake penjualan ini buat ningkatin kualitas portofolio dan posisi fund di bisnis yang bisa bertahan dan maju lewat transisi AI — perusahaan yang pemimpin pasar, tumbuh lebih cepet dari pesaing, punya model harga berdasarkan pemakaian atau hasil bukan jumlah pegawai, pake AI dan data sendiri buat ningkatin keunggulan kompetitif, dan dipimpin oleh pendiri yang punya wewenang dan mau mengubah diri sendiri.
Datadog, Inc. (NASDAQ:DDOG) udah percepat pertumbuhan pendapatan selama tiga kuartal berturut-turut dan jadi salah satu vendor komersial terbesar buat hampir semua startup AI besar; platform observability berbasis pemakaiannya tumbuh seiring makin banyaknya beban kerja AI. Saham-saham ini turun taun ini karena pasar jual sektor ini tanpa mikir — padahal semua bisnis ini lebih besar, tumbuh lebih cepet, punya posisi kompetitif yang lebih kuat dari taun lalu. Kita yakin ini jenis perusahaan yang bakal muncul utuh di sisi lain transisi AI — dan di valuasi saat ini, risiko/imbalannya makin menarik.”
Datadog (DDOG) Anjlok 11.4% Gegara Rekomendasi “Jual” dari Analis
Datadog, Inc. (NASDAQ:DDOG) gak masuk daftar 40 Most Popular Stocks Among Hedge Funds Heading Into 2026. Menurut database kita, 75 portofolio hedge fund pegang saham Datadog di akhir kuartal keempat, naik dari 72 di kuartal sebelumnya. Datadog lapor pendapatan $1.01 miliar di Q1 2026, naik 32% dari tahun ke tahun. Kita akui potensi Datadog sebagai investasi, tapi kita yakin beberapa saham AI lain tawarkan potensi keuntungan lebih besar dan risiko lebih kecil. Kalo kamu cari saham AI yang undervalued banget dan juga bakal diuntungin sama tarif era Trump dan tren onshoring, lihat laporan gratis kita soal best short-term AI stock.
Di artikel lain, kita bahas Datadog dan daftar saham AI yang dipantau Wall Street. Juga, cek halaman hedge fund investor letters Q1 2026 buat lebih banyak surat dari hedge fund dan investor lainnya.
BACA JUGA: 33 Stocks That Should Double in 3 Years dan 15 Stocks That Will Make You Rich in 10 Years.
Pengungkapan: Tidak ada. Artikel ini aslinya dipublikasi di Insider Monkey.