Perusahaan Cambridge Mobile Telematics (CMT) dari Amerika Serikat telah meluncurkan produk telematika baru. Produk ini dirancang untuk membantu perusahaan asuransi dalam menetapkan harga dan mengambil keputusan underwriting untuk asuransi kendaraan komersial.
Produk tersebut bernama DriveWell Fleet. Dengan produk ini, perusahaan asuransi bisa memasukkan data mengemudi ke dalam lebih banyak portofolio kendaraan komersial mereka. Caranya adalah dengan menggabungkan data dari kendaraan yang sudah terhubung (connected vehicles) dengan perangkat keras khusus untuk armada yang belum punya alat telematika.
CMT mengatakan produk ini dibuat untuk mengatasi masalah dalam cakupan, konsistensi data, dan integrasi program. Masalah-masalah ini selama ini membatasi penggunaan telematika di asuransi motor komersial. Saat ini, kurang dari 5% polis asuransi kendaraan komersial yang harganya ditentukan menggunakan data telematika. Padahal, banyak kendaraan sudah menghasilkan data melalui penyedia layanan telematika pihak ketiga (TSP).
DriveWell Fleet memungkinkan perusahaan asuransi untuk mengakses data mengemudi yang standar dan frekuensi tinggi dari banyak TSP. Ini dilakukan melalui model ‘bawa perangkatmu sendiri’ (BYOD). Untuk kendaraan yang belum ada perangkatnya, CMT menyediakan dua pilihan perangkat keras untuk merekam data perilaku mengemudi.
William V. Powers, salah satu pendiri dan CEO CMT yang berkantor pusat di Cambridge, MA, menjelaskan bahwa perusahaannya memperluas pendekatan yang sebelumnya digunakan di asuransi kendaraan pribadi ke sektor komersial. Tujuannya adalah untuk “memperkuat keputusan penetapan harga” dan memberi perusahaan asuransi wawasan tentang risiko yang lebih konsisten dari data armada.
Untuk armada yang sudah terhubung, platform CMT dapat terintegrasi dengan TSP seperti Samsara, Verizon Connect, Lytx, Netradyne, dan Linxup. Saat ini, integrasi ini mencakup lebih dari 80% pasar kendaraan komersial terhubung, dan akan lebih luas lagi nanti di tahun ini. Armada bisa mendaftar menggunakan perangkat yang sudah ada, sehingga tidak perlu biaya instalasi tambahan.
Dari sisi pembiayaan kendaraan, produk ini diposisikan sebagai cara bagi perusahaan asuransi untuk menyempurnakan pemilihan risiko dan keakuratan harga. Hal ini bisa memengaruhi tingkat premi dan rasio kerugian di portofolio asuransi kendaraan komersial. CMT menyebut perusahaan asuransi dapat melihat data tingkat kendaraan dan armada melalui portal pusat untuk mendukung underwriting, segmentasi, dan penentuan harga polis.
Adam Kahn, pejabat pengembangan bisnis di Netradyne, mengatakan kerja sama ini memungkinkan perusahaan asuransi untuk “mengakses data mengemudi berkualitas tinggi” dan menerapkannya untuk penentuan harga serta penilaian risiko, sambil tetap fokus pada hasil keselamatan armada.
Untuk armada yang belum punya telematika yang tertanam, CMT menawarkan perangkat Tag Pro dan Tag Max. Tag Pro ditujukan untuk armada kecil dan menggunakan perangkat yang ditempel di kaca depan. Alat ini mengirim data melalui jaringan khusus, tanpa perlu ponsel atau kontrak seluler terpisah. Tag Max dirancang untuk kendaraan berat dan jarak jauh. Alat ini menggunakan konektivitas LTE untuk memberikan data risiko yang lebih detail, juga tanpa instalasi yang rumit.
CMT menyatakan fokus lain dari DriveWell Fleet adalah menyederhanakan proses persetujuan dan pendaftaran bagi pemegang polis komersial. Platform ini menyertakan proses opt-in yang standar untuk mendukung transparansi data dan mengurangi kesulitan administratif bagi armada dan perusahaan asuransi.
Drew Reynolds, CEO Linxup, mengatakan integrasi ini memungkinkan armada kecil untuk “mengubah data keselamatan menjadi hasil yang menguntungkan di asuransi”, termasuk kemungkinan manfaat premi, melalui satu platform tunggal.
Peluncuran ini menunjukkan minat perusahaan asuransi yang terus berlanjut untuk menggunakan telematika guna mendukung underwriting kendaraan komersial. Perusahaan asuransi mencari data yang lebih rinci untuk menentukan harga dan mengelola risiko dalam portofolio armada mereka.
Artikel “CMT targets wider use of telematics in commercial motor pricing” awalnya dibuat dan diterbitkan oleh *Motor Finance Online*, sebuah merek milik GlobalData.
Informasi di situs ini dimasukkan dengan itikad baik hanya untuk tujuan informasi umum saja. Informasi ini tidak dimaksudkan sebagai nasihat yang harus diandalkan, dan kami tidak memberikan pernyataan, jaminan, atau jaminan, baik tersurat maupun tersirat, mengenai keakuratannya atau kelengkapannya. Anda harus mendapatkan nasihat profesional atau spesialis sebelum mengambil, atau tidak mengambil, tindakan apa pun berdasarkan konten di situs kami.