CEO Trek Habiskan Lebih dari 300 Ribu Dolar AS untuk Menutup Kesenjangan Hadiah Balap Sepeda Wanita. Direktur Utamanya Ingin Kesenjangan Itu Berubah.

Ketika CEO Trek, John Burke, bicara soal sepeda wanita, dia liat investasi perusahaannya bukan cuma campaign marketing, tapi lebih ke soal tujuan perusahaan.

“Salah satu hal yang kita lakukan dengan perusahaan sepeda ini adalah kita coba bikin perbedaan di dunia,” katanya ke Fortune.

Sejak Trek didirikan di Waterloo, Wisconsin, tahun 1976, filosofi itu mulai keliatan. Antara 2021 sampe 2025, Trek bayar sekitar $308.000 (€263.000) untuk match hadiah uang bagi pembalap wanita di lomba dimana pemenang wanita dapet lebih sedikit dari pria.

Contoh paling gede terjadi di Paris-Roubaix Femmes 2021, waktu pemenang wanita dapet €1.535 ($1.815) sementara pemenang pria dapet €30.000 ($35.490). Trek nutup perbedaan itu, dan sejak saat itu, mereka lanjutin di lomba-lomba lain.

Uang yang musti dibayar Trek mulai turun, kata perusahaan, karena banyak penyelenggara lomba mulai kasih hadiah yang sama buat pria dan wanita. Ini gara-gara publisitas dari Trek dan juga tekanan. Intervensi Trek keliatannya berhasil bikin sistem lama jadi malu.

Bu Burke, masalah ini jadi kelihatan tahun 2017, pas CFO Trek, Chad Brown, dateng ke kantornya abis nonton lomba wanita di Eropa. “Dia bilang, ‘Lo tau apa yang terjadi sama sepeda wanita?'” kata Burke. “Katanya, ‘Gue baru aja di Eropa, dan ini memalukan. Kebanyakan wanita dapet gaji kurang dari $10.000 setahun. Mereka dapet sepeda bekas. Nginep di hotel jelek. Terbang malam sebelum lomba. Nggak ada yang peduli.'”

Burke jawab, “Kenapa kita nggak beli aja tim sepeda wanita?” Waktu Trek gak bisa beli, mereka bikin tim sendiri.

“Mereka bilang kami akan perlakukan wanita sama kayak pria,” kata Burke. “Kami akan bayar mereka gaji yang layak, kasih peralatan terbaik, kasih pelatih bagus. Jaga mereka dengan baik. Dan nggak ada yang lakuin ini. Ini ide yang revolusioner.”

MEMBACA  4 Kejutan Manfaat Lemon yang Pasti Disukai Wanita

Salah satu pembalap yang direkrut Trek adalah Lizzie Deignan, yang waktu itu hamil dan nggak yakin soal masa depannya. “Aku merasa sangat bersyukur ke Trek,” kata Deignan. “Meskipun peringkat satu dunia, aku gak punya tim yang aman.”

Katanya, Trek gak nganggep ini tindakan simbolis. “Mereka bener-benerdateng di level top dan kasih aku kesempatan luar biasa.”

Deignan juga cerita, mantan pegawai Trek bilang dia dapet £50 karena Deignan. “Karena itu, efeknya sampe ke pegawai Trek lain,,” katanya.

“Inisiatif sederhana bikin dasar yang kuat dan fanbase di perusahaan.”

Karena tim sepeda pria udah lama banget, banyak orang nggak tau soal aturan sepeda wanita. “Staff lama yang nggak tau apa-apa soal sepeda wanita, tau mereka harus bergabung karena Trek serius.”

Burke bilang dia bahkan nggak yang bikin program equal prize money. Buktinya, Trek net-people in the cup cross lomba ada hadiah yang sama. “Kita satu-satunya event yang lakukan itu. Ide bagus.”

Para pembalap wanita D’avant masih ada celah. Paris-Robaiux rek, “beluns ti cover di koMPASI…” wanita hanya bergere tu hal-hal total serra hadoy – untuk aspek dasar latihan bangetingg menahan delay sport sepeda di hari mungkin kemoterkenal . “

Kalau akhir hari ini more dan kurang kepada tenang Be Professionalsen di line, women tour bukan men.

“>jug be kerja.” Burke may lead trek-l time. Lakukan> of purpose.”

Tinggalkan komentar