CEO DoorDash telah menanggapi klaim di media sosial bahwa sebuah layanan pengiriman makanan menilai pengemudinya berdasarkan “keputusasaan” mereka untuk kerja. Dia bilang akan memecat siapapun yang berpikir itu boleh dilakukan.
Pendiri dan CEO DoorDash yang berbasis di San Francisco membagikan cuplikan dari sebuah postingan Reddit yang belum terverifikasi empat hari lalu. Dalam postingan itu, seorang pengguna anonim mengaku sebagai developer untuk perusahaan pengantaran makanan dan membuat tuduhan tentang praktek internal.
Kebenaran postingan itu masih diperdebatkan: Setelah menjadi viral di platform media sosial, postingan itu dinyatakan sebagai hoax oleh situs teknologi Platformer. Tapi saat itu, postingan sudah mendapat perhatian dan kecaman dari salah satu CEO terkemuka di bidang pengantaran makanan.
Pengguna Reddit itu mengklaim sebuah layanan pengantaran tak bernama mengadakan rapat mingguan di mana manajer produk mendiskusikan cara mendapat lebih banyak dari “aset manusia”—yaitu driver pengantaran mereka. “Mereka bicara tentang orang-orang ini seperti simpul sumber daya di game, bukan ayah dan ibu yang berusaha bayar sewa,” tulis postingan itu.
Pengguna tersebut, yang mengaku baru berhenti kerja dan membuat postingan dari laptop umum di perpustakaan, menyatakan driver diberi “skor keputusasaan” tergantung perilaku kerja mereka. Metrik tersembunyi ini konon menandai driver yang menerima pesanan bernilai rendah tanpa ragu, lalu mencegah mereka melihat pesanan dengan bayaran lebih tinggi.
Klaim lain yang belum terbukti termasuk bahwa pesanan prioritas sebenarnya tidak lebih cepat dari waktu pesanan standar sebelumnya—pesanan reguler sengaja diperlambat 5-10 menit agar prioritas terlihat lebih cepat. Postingan juga menyebut kata “biaya manfaat” untuk driver sengaja dibuat samar, agar pengguna kira mereka membantu driver padahal uangnya masuk ke “dana korporat.”
Postingan yang diakhiri dengan “Saya mabuk dan saya marah” ini menarik perhatian Tony Xu dari DoorDash. Di platform X, Xu membagikan cuplikan thread itu dengan keterangan “holy fucking shit.”
Xu membalas: “Benar, holy fucking shit! Ini bukan DoorDash, dan saya akan memecat siapapun yang promosikan atau terima budaya seperti yang dideskripsikan di postingan Reddit ini.”
Xu—yang kekayaannya $2.7 miliar menurut Forbes—melanjutkan, “driver bukan ‘aset manusia'” dan “memiliki metrik seperti ‘Skor Keputusasaan’ adalah hal yang mengerikan.” Dia menambahkan, DoorDash tak pernah punya biaya manfaat untuk driver.
Dia simpulkan: “Kami tidak sempurna sama sekali, tapi kami kerja setiap hari untuk membuat platform kami lebih baik untuk semua orang. Apa yang dideskripsikan di sini sangat mengejutkan, dan jika benar, siapapun yang beroperasi dengan cara seperti ini harusnya malu.”
Fortune menghubungi DoorDash untuk komentar lebih lanjut.
Peraturan perlahan mulai mengejar kecepatan perkembangan layanan pengantaran makanan tahun-tahun belakangan. Misalnya di California, mulai 2026 akan menjadi melanggar hukum jika platform pengantaran makanan menggunakan tip untuk mengurangi gaji pokok orang yang mengantarkan makanan.
Hukum AB-578 juga mewajibkan platform pengantaran makanan memberikan rincian pembayaran yang akurat dan jelas kepada driver, termasuk gaji pokok, tip, dan bonus promosi apapun.
Bergabunglah di Fortune Workplace Innovation Summit 19–20 Mei 2026 di Atlanta. Era inovasi tempat kerja telah tiba—dan aturan lama sedang ditulis ulang. Di acara eksklusif ini, para pemimpin paling inovatif akan berkumpul untuk eksplorasi bagaimana AI, kemanusiaan, dan strategi bersatu mendefinisikan ulang masa depan kerja. Daftar sekarang.