Berkurangnya Imigrasi di Era Trump Akan Sebabkan Kekurangan Tenaga Kerja 2 Juta Orang, Menurut CBO

Populasi usia kerja di AS menuju penurunan tajam. Hal ini jadi lebih parah dalam setahun terakhir, sebagian karena kebijakan imigrasi ketat dari pemerintahan Trump.

Proporsi orang dewasa Amerika yang bekerja atau cari kerja emang sudah diperkirakan akan menurun dalam dekade berikutnya seiring penuaan angkatan kerja. Tapi, tingkat kelahiran yang turun dan pembatasan imigrasi dari Gedung Putih akan membuat dampak lebih besar untuk tenaga kerja masa depan Amerika—kekurangan lebih dari 2 juta orang.

Menurut laporan outlook dari Congressional Budget Office (CBO) yang dirilis Rabu, populasi AS diperkirakan tumbuh rata-rata 0,3% per tahun dalam 10 tahun ke depan. Itu setengah dari laju pertumbuhan yang dilaporkan tahun lalu, dan berarti revisi turun sebanyak 2,4 juta orang usia kerja pada 2035. Tenaga kerja yang lebih kecil bisa pengaruhi produktivitas AS di masa depan—tapi di mata pemerintahan Trump, teknologi baru bisa bantu kurangi dampaknya.

Laporan CBO mencatat, adopsi bisnis terhadap kecerdasan buatan (AI) yang meningkat bisa bantu produktivitas tetap stabil dalam dekade berikutnya. Pada 2036, output ekonomi AS akan 1% lebih tinggi daripada tanpa bantuan AI, tambahan nilai yang mungkin bernilai ratusan miliar dolar, kata laporan itu.

Laporan itu menyebut dampak AI sebagai “faktor pengimbang” saat ekonomi menghadapi perlambatan angkatan kerja. Juga dicatat bahwa pergeseran ke ekonomi berbasis AI sudah menyumbang bagian besar belanja sektor swasta. Investasi bisnis tahun ini, nyatanya, diproyeksikan tumbuh 3,9%, didorong terutama oleh pembangunan pusat data dan pembelian komputer canggih serta properti intelektual yang diperlukan untuk menggelar AI dalam skala besar. Perusahaan teknologi besar AS dan “hyperscaler” sudah mengalokasikan sekitar $650 miliar sejauh ini untuk mengembangkan infrastruktur AI tahun ini. Menurut CBO, lonjakan investasi ini kemungkinan akan bantu AS menjaga produktivitas meski jumlah pekerja tersedia menurun.

MEMBACA  Warga Saksikan Prospek Cerah untuk LGI Homes, Inc. (LGIH) Jelang Hasil Kuartal IV

Pemerintahan Trump menggambarkan dampak AI sebagai keuntungan potensial untuk PDB. Dewan Penasihat Ekonomi Gedung Putih bulan lalu melaporkan investasi terkait AI bertanggung jawab untuk 1,3% pertumbuhan PDB tahun lalu, sehingga sering dibandingkan dengan dampak investasi kereta api selama Revolusi Industri.

Tapi manfaat AI yang mengisi kekosongan manusia dan mengambil alih pertumbuhan ekonomi ada batasnya. Salah satunya, AI tidak bayar pajak, dan lebih sedikit orang berarti basis pembayar pajak juga menciut. CBO memperkirakan imigrasi bersih yang berkurang karena kebijakan pemerintahan Trump akan menyebabkan 5,3 juta lebih sedikit orang tinggal di AS satu dekade mendatang. Penerimaan pajak yang menyusut juga akan membebani anggaran pemerintah, dengan tindakan terhadap imigrasi di tahun pertama Trump kembali menjabat menambah setengah triliun dolar lebih ke defisit federal pada 2035.

Satu dekade ke depan, ketiadaan manusia akan sangat terasa. Dalam laporan bulan lalu, Brookings Institute mencatat “hampir semua pertumbuhan angkatan kerja berasal dari arus imigrasi” akhir-akhir ini, dan berkurangnya kedatangan pada 2026 kemungkinan berarti penciptaan lapangan kerja negatif dan pertumbuhan ekonomi lebih lambat. Menurut studi Oktober oleh National Foundation for American Policy, penurunan imigrasi ilegal dan legal bisa menyebabkan hingga 15,7 juta lebih sedikit pekerja pada 2035. Pertumbuhan ekonomi tahunan juga akan turun hampir sepertiga karena angkatan kerja yang lebih kecil, kata studi itu.

Dengan banyak bisnis yang masih hati-hati mengintegrasikan AI, belum jelas apakah teknologi ini akan meningkatkan produktivitas cukup untuk menggantikan modal manusia yang berkurang. Laporan CBO mencantumkan pertumbuhan karena kemajuan AI sebagai salah satu ketidakpastian utama dalam perkiraannya. Tapi dengan imigrasi dibatasi dan tenaga kerja kelahiran AS diperkirakan terus menyusut, banyak harapan ditumpukan pada AI untuk memberikan peningkatan produktivitas dengan cepat.

MEMBACA  Dua belas orang terluka dalam penerbangan Doha-Dublin

Tinggalkan komentar