Kembali ke tahun 2017, mereka hitung berapa banyak minyak yang diperlukan untuk menambang satu Bitcoin. Jawaban waktu itu sekitar 20 barel setara minyak per koin tapi sekarang hampir 500 barel…
Jaringan Bitcoin sekarang pakai antara 138 dan 175 terawatt-jam per tahun, tergantung model siapa yang kamu percaya.
Kalau dibagi dengan sekitar 164.000 koin yang dicetak setiap tahun sejak halving terakhir, itu sekitar 500 barel setara minyak per Bitcoin, dan bisa lebih dari 600 pada perkiraan yang lebih tinggi.
Tapi Bitcoin cuma pemanasan. Cerita energi yang beneran adalah kecerdasan buatan.
Pusat data pakai listrik sekitar 415 terawatt-jam di tahun 2024 menurut IEA.
Kalau dikonversi, itu sekitar 670.000 barel setara minyak per hari, hanya untuk bikin server tetap menyala.
Pada tahun 2030, itu diperkirakan lebih dari dua kali lipat menjadi 945 terawatt-jam atau sekitar 1,5 juta barel setara minyak per hari.
Itu setara dengan produksi harian Negara penghasil minyak menengah untuk melatih model AI dan jawab pertanyaan.
Masalahnya, jaringan listrik belum siap dengan semua ini.
Teknologi AI hidupkan bul-bulan gas alam dan saham listrik. Banyak yang pikir listik aja, tapi sementara orang pinter pijak ke investasi AI.
Oilprice Intelligence kasih kita pandangan di mna keuntungan lengsung ada dengan pecahan dari ahli mininiumin.
Punya nterisemen samapi final laih risiko. Dah kan berat beres kalo lepas seebar.
Semoga yang nilbeli gan ilmu nyadar manatmu paling hemat dimasa depan listrik meredeka… Terimaksi h buat lu bca enging. Semaja