Beli 5 Investasi Ini Saat Suku Bunga Turun?

Saat Federal Reserve turunkan suku bunga, itu sering jadi titik balik untuk investor. Meminjam uang jadi lebih murah, uang tunai hasilkan lebih sedikit, dan uang mulai pindah ke aset dengan potensi hasil lebih tinggi.

Meski penurunan suku bunga saja tidak jamin keuntungan pasar yang kuat, mereka sering ciptakan pemenang dan pecundang yang jelas di berbagai kelas aset.

Jika suku bunga bergerak turun, ini lima ide investasi yang patut dipertimbangkan.

Salah satu penerima manfaat langsung dari turunnya suku bunga adalah pasar obligasi. Saat suku bunga turun, obligasi lama yang bayar bunga lebih tinggi jadi lebih berharga, mendorong harganya naik. Dinamika ini cenderung paling untungkan obligasi jangka menengah dan panjang.

Reksa dana obligasi yang terdiversifikasi bisa bantu investor kunci hasil saat ini sambil tetap tawarkan keuntungan jika suku bunga terus turun. Obligasi juga jadi penstabil dalam portofolio, terutama jika suku bunga turun karena pertumbuhan ekonomi melambat.

Kuncinya adalah keseimbangan. Obligasi jangka panjang bisa untung paling banyak saat suku bunga turun, tapi mereka juga bawa lebih banyak risiko jika inflasi naik lagi.

Baca Lagi: Investasi ‘Membosankan’ Ini Bisa Jadi Rahasia Agar Penghasilan Pensiun Tak Pernah Habis

Cari Tahu: 6 Akun Aman Terbukti Bikin Uangmu Tumbuh Hingga 13x Lebih Cepat

Suku bunga rendah sering dukung saham pertumbuhan, terutama di sektor teknologi. Saat biaya pinjam turun, perusahaan bisa investasi lebih murah untuk ekspansi, dan investor pakai tingkat diskon lebih rendah untuk pendapatan masa depan. Kombinasi itu bisa angkat valuasi.

Saham pertumbuhan secara historis berkinerja baik di fase awal siklus penurunan suku bunga, asumsikan kondisi ekonomi tetap stabil. Tapi, kinerja sering tergantung pada alasan suku bunga diturunkan. Jika penurunan ikuti perlambatan ekonomi tajam, keuntungan mungkin lebih tidak merata.

MEMBACA  Lupakan PS5 dan Xbox, Laptop Gaming Acer Nitro V yang Powerful ini Dijual dengan Harga Terendah Sepanjang Sejarah

Bagi investor, ini mendukung paparan selektif daripada optimisme buta.

Perumahan adalah salah satu area ekonomi yang paling sensitif suku bunga. Saat suku bunga turun, suku bunga KPR cenderung turun juga, tingkatkan keterjangkauan bagi pembeli dan aktivitas di pasar perumahan.

Ini bisa untungkan pembangun rumah, perusahaan bahan bangunan, dan bisnis lain terkait konstruksi dan renovasi perumahan. Biaya pendanaan lebih rendah bisa kurangi tekanan pada margin dan bantu dukung permintaan.

Penurunan suku bunga saja tidak selesaikan setiap tantangan di pasar perumahan, tapi mereka bisa jadi angin positif setelah periode panjang biaya pinjam tinggi.

Saat suku bunga turun, investor penghasilan sering hadapi penyusutan hasil dari uang tunai dan obligasi. Hasilnya, saham pembayar dividen cenderung terlihat lebih menarik.

Perusahaan besar mapan dengan arus kas stabil mungkin tarik minat baru, terutama jika mereka tawarkan dividen andal. Beberapa saham bernilai juga bisa untung jika suku bunga turun kurangi beban pinjaman dan tingkatkan margin keuntungan.

Dividen andal yang didukung fundamental bisnis cenderung lebih penting daripada hasil yang dijanjikan.

Real estate investment trusts (REIT) sering respon positif terhadap suku bunga turun karena dua alasan. Pertama, biaya pinjam lebih rendah bisa tingkatkan arus kas dan nilai properti. Kedua, dividen REIT jadi lebih menarik saat hasil investasi lain menurun.

Segmen tertentu, seperti pusat data, properti kesehatan, dan real estate komersial sewa panjang, secara historis bertahan lebih baik selama lingkungan suku bunga berubah. Tapi, real estate tetap sensitif terhadap kondisi ekonomi lebih luas, termasuk permintaan dan ketersediaan kredit.

Seperti investasi terkait penghasilan apa pun, keberlanjutan lebih penting daripada hasil yang digembar-gemborkan.

MEMBACA  Mengapa X menggugat pemerintah India saat Musk menggoda Modi? | Berita Elon Musk

Penurunan suku bunga bisa ciptakan peluang, tapi itu bukan makanan gratis. Obligasi, saham pertumbuhan, investasi terkait perumahan, pembayar dividen, dan real estate semua secara historis diuntungkan di lingkungan suku bunga rendah. Apakah mereka lakukan lagi akan tergantung kondisi ekonomi dan disiplin investor.

Tujuannya bukan mengejar penurunan suku bunga, tapi menempatkan portofolio agar bisa beradaptasi saat lingkungan berubah.

Lainnya Dari GOBankingRates

Artikel ini awalnya muncul di GOBankingRates.com: Haruskah Anda Beli 5 Investasi Ini Saat Suku Bunga Turun?

Tinggalkan komentar