Badan AS Incar Scandium Oksida dari Rio Tinto untuk Cadangan Pertahanan

Badan Logistik Pertahanan AS ingin beli scandium oxide senilai sampai $40 juta untuk lima tahun kedepan dari perusahaan tambang besar Rio Tinto. Tujuannya untuk amankan persediaan bahan penting ini untuk cadangan nasional.

Scandium adalah salah satu logam tanah jarang yang sangat penting untuk sektor pertahanan dan teknologi di Barat. Ini karena China, produsen utama, baru saja menerapkan kontrol ekspor.

“Scandium, sampai baru-baru ini, terutama datang dari China. Akhir tahun 2024, China kasih kontrol ekspor untuk scandium. Hal ini bikin pasokan terganggu dan memicu pembelian ini untuk Cadangan Pertahanan Nasional,” kata DLA dalam dokumen yang diterbitkan minggu lalu.

Mereka berencana beli 6,4 ton metrik scandium oxide dalam waktu lima tahun. Di tahun pertama, mereka akan cari hampir 2 ton, yang setara dengan sekitar 5% dari produksi global tahun lalu. Menurut Survei Geologi AS, produksi tahun lalu totalnya 40 ton dengan kapasitas yang ada 80 ton.

Untuk tingkatkan pasokan scandium dalam negeri, AS memberikan dana sampai $10 juta ke Elk Creek Resources, bagian dari NioCorp Developments, pada bulan Agustus. Tapi untuk sekarang, pemerintah AS masih harus cari produk ini dari luar negeri karena dipakai di banyak sistem pertahanan.

“Rio Tinto Services Inc. telah diidentifikasi sebagai satu-satunya pemasok yang bisa penuhi kebutuhan produk pemerintah dengan kapasitas yang diperlukan untuk kontrak ini,” jelas dokumen itu.

Rio Tinto bilang mereka tidak akan berkomentar tentang urusan komersil, tapi menambahkan bahwa mereka “aktif bekerja sama dengan pemerintah AS untuk cari peluang dan manfaatkan dukungan yang ada untuk tingkatkan produksi dalam negeri dan perkuat rantai pasok untuk pasar Amerika.”

MEMBACA  Bolsonaro, kanan Brazil, mengatakan dia tidak takut untuk diadili menurut Reuters.

Pada tahun 2020, ilmuwan Rio Tinto yang pertama kali kembangkan proses untuk ekstrak scandium oxide berkemurnian tinggi dari limbah produksi titanium dioksida, tanpa perlu tambang tambahan.

“Rio Tinto punya posisi yang unik untuk bantu amankan material yang kritis untuk masa depan Amerika,” kata grup itu dalam balasan email ke permintaan komentar Reuters.

Fasilitas Rio Tinto di Quebec, Kanada, memproduksi batch pertama scandium oxide tiga tahun lalu dan saat ini punya kapasitas produksi tahunan 3 ton metrik.