Apakah Saham Willis Towers Watson Tertinggal dari Nasdaq?

Willis Towers Watson (WTW) adalah perusahaan konsultan dan broker global yang besar, berbasis di London. Perusahaan ini punya nilai pasar sangat besar, sekitar $27,4 miliar. Mereka menawarkan banyak layanan, seperti konsultan sumber daya manusia, administrasi tunjangan, dan konsultasi manajemen risiko serta asuransi untuk perusahaan.

Perusahaan dengan nilai $10 miliar atau lebih biasa disebut saham “large-cap”. WTW termasuk dalam kategori ini, yang menunjukkan ukuran dan pengaruhnya di industri broker asuransi. Keahlian utama mereka ada di ilmu aktuaria dan teknologi konsultansi asuransi, menggunakan software khusus seperti Radar dan ResQ untuk melayani perusahaan asuransi di seluruh dunia.

Harga saham perusahaan keuangan ini telah turun 17,1% dari titik tertingginya dalam 52 minggu, yaitu $352,79 pada 7 Oktober 2025. Dalam tiga bulan terakhir, saham WTW turun 11,4%, lebih buruk dari penurunan Indeks Nasdaq Composite ($NASX) yang hanya 3,1%.

www.barchart.com

Sejak awal tahun hingga sekarang, saham WTW juga turun 11,1%, sementara NASX turun 3,7%. Dalam jangka panjang satu tahun, WTW turun 10%, tertinggal dari kenaikan NASX yang mencapai 26,1%.

Trend bearish ini diperkuat karena saham WTW terus berada di bawah rata-rata pergerakan harga 200-hari dan 50-hari sejak awal Februari.

www.barchart.com

Willis, salah satu unit bisnis WTW, mengumumkan perluasan ekosistem teknologi GB Affinity-nya melalui kerjasama dengan Qover, pemimpin di bidang *embedded insurance* di Eropa. Kerjasama ini bertujuan memenuhi permintaan solusi asuransi yang mudah dan kontekstual saat pembelian. Melalui platform mereka, bisnis dapat meluncurkan program asuransi yang disesuaikan dengan efisien, sekaligus mendukung inovasi dan kebutuhan pelanggan.

WTW performanya lebih baik dari pesaingnya, Marsh & McLennan (MRSH), yang sahamnya turun 24,6% dalam setahun terakhir. Namun, penurunan WTW sejak awal tahun masih lebih besar dibanding penurunan MRSH yang 6%.

MEMBACA  Kiriman 43,5 Ton Logistik dari Perusahaan Hashim Djojohadikusumo untuk Sumatra dan Aceh

Tinggalkan komentar