Amazon Akuisisi Fauna Robotics, Pencipta Robot Humanoid Sprout yang Bisa Menari dan Memungut Mainan

Amazon baru saja membeli Fauna Robotics. Ini terjadi kurang dari dua bulan setelah startup itu memperkenalkan robot humanoid bernama Sprout yang dirancang untuk jadi teman yang ramah di rumah atau sekolah.

Amazon sebenarnya sudah punya jutaan robot di gudang-gudangnya. Tapi robot Sprout yang tingginya 3,5 kaki dan kepalanya kotak ini beda, lebih fokus untuk interaksi yang menyenangkan daripada angkat barang berat.

CEO Fauna, Rob Cochran, bilang di media sosial kalau dia “sangat senang Fauna Robotics sekarang resmi bagian dari keluarga Amazon”. Perusahaan dari New York ini akan beroperasi dengan nama Fauna Robotics, sebuah perusahaan Amazon.

Nilai pembeliannya tidak diumumkan.

Amazon mengatakan para pendiri dan karyawan Fauna akan bergabung dengan Amazon di New York. Mereka akan mencari “cara-cara baru untuk membuat hidup pelanggan lebih baik dan mudah.”

Produk pertama Fauna, diluncurkan Januari lalu, sebenarnya lebih dari sekadar robot. Itu adalah platform untuk pengembang perangkat lunak, dijual ke laboratorium penelitian akademik dan perusahaan yang meneliti robotika untuk rumah. Pelanggan awalnya termasuk Disney.

Sprout yang harganya $50,000 itu tidak bisa angkat benda berat. Tapi dia bisa menari Twist atau Floss, mengambil mainan balok atau boneka beruang, dan bangun dari kursi lalu berjalan-jalan.

Amazon, yang juga membuat asisten AI Alexa yang sudah ada di banyak rumah, sempat mengalami kesulitan beberapa tahun terakhir dalam mengembangkan robotika untuk konsumen.

Amazon membatalkan rencana beli pembuat robot vacuum iRobot di tahun 2024 setelah ada kendala peraturan di Eropa dan Amerika Serikat.

Pada tahun 2001, Fortune pertama kali mengadakan “The Smartest People We Know,” yang menghimpun CEO dan pendiri perusahaan, pemikir dan pelaku. Sejak itu, Fortune Brainstorm Tech menjadi tempat ide-ide berani bertemu. Dari 8–10 Juni, kami akan kembali ke Aspen—tempat semuanya dimulai—untuk merayakan 25 tahun Brainstorm. Daftar sekarang.

MEMBACA  Saat puluhan pengungsi Rohingya diselamatkan dari kapal yang terbalik

Tinggalkan komentar