3 Saham yang Bakal Kamu Sesali Tak Beli saat SpaceX Jatuh Bebas 2 Minggu — 1 di Antaranya Punya Potensi Naik 257% Menurut Analis

IPO SpaceX yang sudah lama dinanti bukan cuma debut saham biasa. Ini adalah salah satu acara kekayaan terbesar yang pernah dilihat Wall Street.

Saham perusahaan roket dan satelit milik Elon Musk itu langsung melonjak begitu masuk pasar, membuat investor awal langsung untung besar dan menjadikan ribuan karyawan, baik yang masih kerja maupun yang sudah keluar, menjadi jutawan di atas kertas.

Untuk sesaat, pesannya terlihat jelas: masa depan luar angkasa sudah sampai di pasar publik, dan semua orang ingin ikut.

Lalu gravitasi datang.

Setelah debut besar, saham SpaceX mulai anjlok. Dalam dua minggu yang menyakitkan, saham jatuh 32% dari harga tertinggi US$225,64 pada 16 Juni menjadi US$153,23 pada 26 Juni. Meskipun sempat naik 7,15%, harga saham masih jauh di bawah puncaknya. Ini pengingat bahwa perusahaan paling menarik sekalipun bisa berbahaya kalau ekspektasi terlalu tinggi.

Tapi justru karena itulah penurunan ini menarik untuk diperhatikan.

Membeli saham setelah semua orang sudah euforia bisa berbahaya. Kesempatan yang lebih baik biasanya muncul saat kegembiraan mereda dan ketakutan naik. Seperti kata Warren Buffett, investor harus "takut waktu orang lain serakah, dan serakah waktu orang lain takut."

Itu bukan berarti semua saham luar angkasa jadi murah. Industri ini tetap berisiko, butuh banyak modal, dan harganya sangat naik-turun. Tapi penurunan SpaceX tidak mengubah gambaran besarnya: satelit, sistem peluncuran, teknologi pertahanan, broadband, dan data luar angkasa makin penting bagi pemerintah, bisnis, dan konsumen.

Dan meskipun SpaceX yang paling terkenal, bukan satu-satunya perusahaan yang membangun ekonomi luar angkasa.

Bagi investor yang mau lihat lebih jauh dari hiruk pikuk IPO, penurunan ini bisa jadi kesempatan untuk melihat perusahaan publik terkait tema luar angkasa jangka panjang. Banyak dari saham ini ikut turun bersama SpaceX, meskipun Wall Street masih melihat potensi kenaikan besar.

MEMBACA  Penyakit Francis Menimbulkan Pertanyaan Sulit: Siapa yang Memerintah jika Paus Tidak Bisa?

Tentu saja, menemukan peluang itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Kalau Anda ingin riset berita Langsung bikin saja, Anda dibuat bingung. Tapi ada alat seperti Moby yang bisa membantu. Tim mereka terdiri dari mantan analis hedge fund yang melakukan kerja keras: memecah pasar, menandai saham berkualitas, dan membuat riset mudah dicerna. Ini membantu sekali apalagi untuk perusahaan yang produknya sangat teknis seperti alat untuk penerbangan luar angkasa.

Lebih baik lagi, selama empat tahun terakhir dari hampir 400 pilihan saham rekomendasi Moby rata-rata berhasil mengalahkan S&P 500 hampir 12%. Riset mereka membuat Anda selalu update tentang perubahan pasar dan menghilangkan tebak-tebakan dalam memilih investasi.

Ditambah lagi, laporan mereka mudah dimengerti bagi pemula jadi Anda pnal bisa jadi profitwise yang dalam la dalam.

Moneywise juga melihat saham awalnya bergerak 50 l mulai dari terkeke: tiga saham yang ikut turun saham kesukanl ke tur 70 dari misi Lunar sekarang bersama j tumbang eh unt t ga bisa didominasisi terul dengan persebabil bag. K Jeb maka perlgi ya biar bagie itu karena latif gembl: t jadi ka har akhir sistem naki 401 invest se no lebih. seboar tur n li share ya invest l mana kelia mana nem be: tur ni dar kom n lay.

ini tur.

perati at ka pelan. L t ni terk ok adeka tur ta ing t: bi in sum plan dal…

Sol. Bi ask usule.

[[Diinformasu ut pasti umum trima mana k mana nanggul tuk ba**: ma b kel g deng mungkin lo Anda rug dul fo dit…

K tidak rese mandn juama yang sp mau bua nu car pal serta _

Tinggalkan komentar