3 dari 4 Warga Amerika Mengaku Bahan Makanan Sangat Mahal, Hingga Terpaksa Mengurangi Pengeluaran Lain

Seperti datanya sepanjang tahun, Toast menemukan bahwa harga menu terus naik di bulan November. Seringkali, kenaikan ini melebihi tingkat inflasi sekarang yang 2,7%.

Kalau kamu suka minuman dingin (retail brew), kenaikan harganya juga tajam. Harga rata-rata cold brew naik 4,5% dari tahun lalu, jadi $5,54. Sedangkan kopi biasa naik 3,5% jadi $3,59, menurut Toast. Harga burrito naik 3% jadi $13,43, dan burger juga naik 3% jadi $14,57.

Untuk bahan utama burger itu, yaitu daging sapi, meski harganya selalu tinggi di supermarket, tapi tetap populer di kalangan masak rumahan tahun ini. Ini menurut data baru dari Tastewise, yang melacak percakapan media sosial dan resep online.

Tastewise menyebutkan, demam protein tinggi di negara itu yang meningkatkan minat. Untuk 11 bulan pertama di tahun 2025, sebutan tentang daging sapi di media sosial dan resep naik 11,8%. Resep daging sapi yang dipakai di rumah juga naik 11%.

Tapi karena harga mahal dan tantangan ekonomi, justru potongan daging yang lebih murah yang banyak dimasak. Sebutan untuk chuck roast naik (+12,4%), daging giling (+9,6%), dan sirloin (+3,1%). Sedangkan untuk filet mignon (-6,8%) dan ribeye (-4,1%) turun.

Berdasarkan data struknya, aplikasi hadiah Fetch juga punya pandangan tentang pengeluaran orang Amerika di 2025. Penjualan produk yang promosikan kandungan protein di labelnya naik dibanding 2024. Contohnya sereal protein (naik 69,8%), granola (45,9%), dan pasta kering (35,4%).

Tapi apapun pilihan mereka, banyak pembeli masih khawatir untuk bayar belanjaan. Lebih dari 2 dari 3 orang (67,6%) bilang mereka kesulitan bayar tagihan belanja karena inflasi dan harga makanan naik. Ini menurut survey dari Swiftly.

MEMBACA  Penembak lintas dari Yordania membunuh tiga warga Israel di perbatasan, kata tentara Israel menurut Reuters

Lebih dari 3 dari 4 orang (75,2%) menjawab mereka mengurangi pengeluaran di bidang lain untuk beli bahan makanan. Mereka juga memilih bidang apa yang paling banyak dipotong: pengeluaran untuk hiburan paling sering dikurangi, lalu perjalanan, pakaian, dan makan/minum di luar.

Laporan ini pertama kali diterbitkan oleh Retail Brew.