3 Cara Menerapkan Strategi Investasi Warren Buffett pada Portofolio Anda di Tahun 2026

Warren Buffett telah menginspirasi investor selama 60 tahun sebagai CEO Berkshire Hathaway.

Miliarder itu sudah pensiun dan menyerahkan pekerjaannya ke Greg Abel di awal bulan ini — tapi kamu masih bisa lihat Buffett untuk inspirasi berinvestasi.

10 saham yang kami lebih suka daripada Coca-Cola ›

Strategi Warren Buffett sudah terbukti kuat dalam jangka panjang, dan itu sebabnya banyak investor melihat si miliarder untuk inspirasi investasi. Buffett memimpin Berkshire Hathaway dapatkan return yang mengalahkan pasar selama enam dekade sebelum pensiun dan serahkan kendali ke Greg Abel pada 1 Januari tahun ini. (Tapi penggemar Buffett tidak perlu sedih: Miliarder ini tetap jadi ketua Berkshire Hathaway dan rencana untuk terus datang ke kantor dan berikan nasihat jika perlu.)

Apakah kamu investor yang sudah berpengalaman atau baru mulai, awal tahun baru adalah waktu yang bagus untuk manfaatkan pengalaman Buffett. Mari kita lihat tiga cara untuk terapkan strategi investasi miliarder ini ke portofolio kamu sendiri di tahun 2026.

Sumber gambar: The Motley Fool.

Buffett adalah seorang investor nilai, artinya dia bertujuan untuk beli saham dengan harga lebih murah dari nilai sebenarnya — dan kemudian dapat untung saat saham itu akhirnya capai nilai sejatinya. Penting untuk ingat bahwa hanya karena saham diperdagangkan pada valuasi rendah bukan berarti bisnisnya tidak solid. Sebuah perusahaan mungkin telah melalui masa sulit, atau dalam beberapa kasus, hanya saja tidak disukai investor karena popularitas industri atau saham lain. Buffett telah beli banyak pemain berkualitas tinggi selama bertahun-tahun dengan harga wajar – dari holding lamanya Coca-Cola sampai pembelian terbaru Alphabet dan UnitedHealth Group.

Buffett tidak pernah ikuti kerumunan. Sepikir mungkin untuk ikut-ikutan beli saham paling populer saat ini, luangkan waktu untuk pertimbangkan pemain lain yang mungkin tidak dapat banyak perhatian hari ini. Beberapa saham ini mungkin diperdagangkan pada valuasi yang menarik, dan prospek mereka ke depan berarti mereka mungkin tidak tetap di level ini untuk lama.

MEMBACA  Putusan 4 Tahun Penjara untuk Nikita Mirzani

Ini bukan berarti kamu tidak boleh beli saham panas masa kini. Ini hanya berarti kamu juga harus cari peluang yang mungkin dilewatkan oleh pasar lainnya. Jika kamu masuk lebih awal, kamu bisa dapat kemenangan besar seiring waktu — seperti Buffett.

Dan ini membawa saya ke poin ketiga: Fokus pada jangka panjang. Buffett tidak pernah masuk dan keluar saham untuk dapat keuntungan cepat. Miliarder itu selalu beli saham dengan ide bahwa dia akan ikuti perusahaan saat ia tumbuh dan berkembang selama bertahun-tahun.

Cerita Berlanjut

Ini jelas sudah terbukti sebagai strategi solid — Buffett pertama kali beli Coca-Cola di akhir tahun 1980-an, dan sejak saat itu, return sahamnya, termasuk pembayaran dividen, telah lampaui 3.200%. Dan ceritanya mirip untuk banyak holding Buffett lainnya.

Jadi, di tahun 2026, jangan khawatir tentang fluktuasi jangka pendek. Sebaliknya, pilih saham yang tawarkan cerita jangka panjang solid dan rencanakan untuk pegang mereka setidaknya lima tahun. Ini dan dua poin lain yang saya sebutkan bisa siapkan kamu untuk sukses tahun ini, dan yang paling penting, untuk menang dalam jangka panjang.

Sebelum kamu beli saham Coca-Cola, pertimbangkan ini:

Tim analis The Motley Fool Stock Advisor baru saja identifikasi 10 saham terbaik untuk investor beli sekarang… dan Coca-Cola tidak salah satunya. 10 saham yang terpilih bisa hasilkan return monster di tahun-tahun mendatang.

Pertimbangkan saat Netflix masuk daftar ini pada 17 Desember 2004… jika kamu invest $1.000 saat rekomendasi kami, kamu akan punya $490,703! Atau saat Nvidia masuk daftar ini pada 15 April 2005… jika kamu invest $1.000 saat rekomendasi kami, kamu akan punya $1,157,689!

Sekarang, perlu diperhatikan total return rata-rata Stock Advisor adalah 966% — kinerja yang mengalahkan pasar dibandingkan 194% untuk S&P 500. Jangan lewatkan daftar 10 teratas terbaru, tersedia bersama Stock Advisor, dan bergabunglah dengan komunitas investasi yang dibangun oleh investor individu untuk investor individu.

MEMBACA  Harga Barang Sanksi Rusia dari China Melonjak 90%, Jauh Lebih Tinggi Dibanding Impor Lainnya

Lihat 10 sahamnya »

*Return Stock Advisor per 3 Januari 2026.

Adria Cimino tidak memegang posisi di saham mana pun yang disebutkan. The Motley Fool memegang posisi dan merekomendasikan Alphabet dan Berkshire Hathaway. The Motley Fool merekomendasikan UnitedHealth Group. The Motley Fool memiliki kebijakan pengungkapan.

3 Cara Menerapkan Strategi Investasi Warren Buffett ke Portofolio Kamu Sendiri di 2026 awalnya diterbitkan oleh The Motley Fool.