2 Saham Monster untuk Dipegang Selama 10 Tahun ke Depan

Ketika bicara tentang saham “monster” yang sangat sukses karena AI, banyak investor langsung mikirin perusahaan chip kayak Nvidia. Kalau dipikir lebih luas, mungkin termasuk perusahaan penyimpanan data. Tapi, kalau dipikir lebih jauh lagi, perusahaan yang bisa dapat keuntungan terbesar dari AI dalam beberapa tahun ke depan mungkin bukan dari sektor teknologi. Malah, penerima manfaat terbesar bisa jadi adalah perusahaan energi yang siap melayani kebutuhan listrik pusat data yang terus tumbuh.

Dua perusahaan energi yang dapat manfaat dari AI dan mungkin layak dibeli untuk jangka panjang adalah Bloom Energy (NYSE: BE) dan Vistra (NYSE: VST).

Akankah AI ciptakan triliuner pertama di dunia? Tim kami baru saja merilis laporan tentang satu perusahaan yang kurang dikenal, disebut “Monopoli Penting” yang menyediakan teknologi kritis yang dibutuhkan Nvidia dan Intel. Lanjutkan »

Bloom Energy punya peran sebagai penyedia infrastruktur di lokasi dengan sel bahan bakar oksida padatnya. Sel ini mengubah bahan bakar jadi listrik dengan cara yang efisien dan relatif bersih, serta menyediakan daya yang stabil. Server energi Bloom bisa beroperasi dalam 90 hari.

Bloom memulai kontrak pada Juli 2025 untuk menyediakan sel bahan bakar di lokasi guna memberi daya ke pusat data Oracle tertentu. Mereka juga memperluas perjanjian dengan Equinix di 2025 untuk membantu memberi daya pusat datanya.

Saat meningkatkan produksi, perusahaan ini belum untung, tapi pendapatannya tumbuh stabil. Bloom melaporkan pendapatan $2 miliar di 2025, naik sekitar 37% dari tahun sebelumnya. Permintaan untuk selnya juga tetap kuat. Di akhir 2025, Bloom punya pesanan tertunggak senilai $6 miliar.

Agar saham ini menguntungkan untuk investor jangka panjang, Bloom perlu tunjukkan ia bisa ubah pesanan tertunggak jadi pendapatan, lalu ubah pendapatan yang tumbuh jadi keuntungan. Rasio harga terhadap pendapatan (P/E) kedepannya cukup tinggi, 94.3, dan beta-nya 3.1, artinya harga sahamnya lebih dari tiga kali lebih volatil daripada pasar. Ini investasi yang hanya cocok untuk pembeli jangka panjang yang sangat agresif.

MEMBACA  96 Tahun Sumpah Pemuda, Refleksi PKB sebagai Partai Anak MudaDalam Bahasa Indonesia: 96 Tahun Sumpah Pemuda, Refleksi PKB sebagai Partai Pemuda

Investor yang percaya potensi jangka panjang Bloom bisa pertimbangkan dollar-cost averaging (DCA) — membeli sejumlah saham atau menginvestasikan jumlah uang tetap sesuai jadwal. Ini bisa bantu kurangi kekhawatiran beli banyak saham sekaligus dan lihat harganya turun, karena DCA bisa bantu turunkan rata-rata biaya per saham seiring waktu.

Vistra mengoperasikan berbagai pembangkit listrik, termasuk gas alam, nuklir, batubara, surya, dan penyimpanan baterai untuk klien perumahan, komersial, dan industri. Beberapa tahun terakhir, cerita tentang perusahaan ini berubah dari utilitas tradisional jadi peluang pertumbuhan tinggi, karena mereka lebih banyak melayani permintaan AI.

Sebagai contoh, mereka ada perjanjian dengan Meta Platforms untuk dukung kebutuhan energinya melalui pembangkit listrik tenaga nuklir. Mereka juga ada perjanjian dengan Amazon untuk suplai daya nuklir ke Amazon Web Services.

Untuk tingkatkan kapasitasnya memenuhi permintaan energi, Vistra punya perjanjian pasti untuk akuisisi perusahaan utilitas Cogentrix Energy senilai $4 miliar, menunggu persetujuan regulator. Jika akuisisi selesai, akan tambah 10 fasilitas gas alam ke operasi Vistra.

Beralih ke narasi sebagai saham pertumbuhan berarti Vistra punya ekspektasi lebih tinggi untuk dipenuhi. Harga sahamnya naik 54% dalam setahun terakhir, tapi turun cukup jelas sejak laporan laba Q4 2025 yang sepertinya mengecewakan investor setelah dirilis akhir Februari.

Rasio P/E kedepannya adalah 16.8, jadi laporan triwulan berikutnya akan penting untuk tunjukkan ia bisa benarkan valuasinya, serta narasi bahwa ia benar-benar lebih dari sekadar penyedia utilitas tradisional.

Bonus yang perlu disebut untuk Vistra adalah mereka bagi dividen. Yield 0.6% tidak signifikan untuk yang cari pendapatan, tapi Vistra tetap bayar pemegang saham sambil cerita pertumbuhannya terus berkembang.

Sebelum beli saham Bloom Energy, pertimbangkan ini:

MEMBACA  Rencana Demokrat Senat untuk Perbaikan Premi Obamacare Tambahkan Hampir $300 Miliar pada Defisit, Demikian Kata CRFB

Tim analis Motley Fool Stock Advisor baru saja identifikasi 10 saham terbaik untuk investor beli sekarang… dan Bloom Energy tidak termasuk. 10 saham yang terpilih bisa hasilkan keuntungan monster dalam tahun-tahun mendatang.

Ingat ketika Netflix masuk daftar ini 17 Desember 2004… jika kamu invest $1,000 saat rekomendasi kami, kamu akan punya $532,929!* Atau ketika Nvidia masuk daftar ini 15 April 2005… jika kamu invest $1,000 saat rekomendasi kami, kamu akan punya $1,091,848!*

Perlu dicatat, total rata-rata imbal hasil Stock Advisor adalah 928% — mengalahkan pasar dibandingkan 186% untuk S&P 500. Jangan lewatkan daftar 10 teratas terbaru, tersedia dengan Stock Advisor, dan bergabunglah dengan komunitas investasi yang dibangun oleh investor individu untuk investor individu.

Lihat 10 sahamnya »

*Imbal hasil Stock Advisor per 8 April 2026.

Jack Delaney tidak memegang posisi di saham yang disebut. The Motley Fool memegang posisi dan merekomendasikan Amazon, Bloom Energy, Equinix, Meta Platforms, Nvidia, dan Oracle. The Motley Fool punya kebijakan pengungkapan.

2 Saham Monster untuk Dipegang 10 Tahun Ke Depan aslinya diterbitkan oleh The Motley Fool

Tinggalkan komentar