102 Tahun, Raksasa Fesyen Tutup 400 Gerai

Sebuah perusahaan retail internasional besar lagi siap-siap untuk merombak jaringan tokonya setelah memberi peringatan bahwa puluhan lokasi akan ditutup dan ratusan lagi lagi lagi dalam evaluasi.

Hasil keuangan terakhir perusahaan ini menunjukan bisnis yang menghadapi tantangan profitabilitas yang semakin besar meskipun pendapatan terus bertumbuh. Kinerjanya mencerminkan tekanan yang lebih luas di industri pakaian, di mana biaya operasi yang naik dan pengeluaran konsumen yang lebih hati-hati untuk barang non-esensial udah membebani margin meskipun penjualan tetap kuat.

Kebiasaan belanja konsumen terus berubah seiring saluran online menyerap pangsa belanja retail yang lebih besar. Di saat yang sama, pembeli tetap selektif dengan pembelian non-esensial, membuat banyak merek terkenal untuk menilai ulang jaringan toko mereka sambil berinvestasi lebih besar di e-commerce dan kemampuan omnichannel.

Didirikan tahun 1924, The Foschini Group (TFG) adalah perusahaan retail multinasional asal Afrika Selatan yang punya 39 merek di bidang pakaian, sepatu, perhiasan, kecantikan, teknologi,dan barang rumah tangga.

TFG temukan ratusan toko yang kurang berkinerja

TFG mengungkapkan rencana untuk menutup setidaknya 100 toko selama tahun fiskal depan sambil meninjau sekitar 300 lokasi yang kurang berkinerja di portifolionya.

Namun, perusahaan menekankan bahwa penutupan permanen tetap menjadi pilihan terakhir.

"Menutup toko adalah pilihan terakhir setelah Anda mencoba semuanya," kata CEO TFG Anthony Thunström dalam wawancara dengan Sunday Times. "Kami lihat apakah salah satu merek lain kami mungkin akan berdagang lebih baik di toko itu, di lokasi itu."

Perusahaan retail ini mengoperasikan lebih dari 4.900 gerai di 23 negara, dengan segmen bisnis di Afrika, London, dan Australia.

Daripada langsung menutup lokasi, TFG sedang melakukan beberapa inisiatif untuk meningkatkan profitabilitas. Ini termasuk mengoptimalkan ruang toko, mengurangi pembelian inventaris, dan memanfaatkan lokasi fisik untuk mendukung pemenuhan pesanan online.

MEMBACA  Apple TV Plus: acara terbaik dari tahun 2024

"Mengingat dampak ekonomi yang buruk terhadap profitabilitas toko dan sejauh mana penetrasi online kita, kita tutup toko yang kurang berkinerja dan marjinal dan mempertajam portofolio merek kita," kata Thunström dalam panggilan laba perusahaan terbaru".

Perusahaan ini juga berencana untuk mengubah sebagian toko tertentu menjadi pusat pemenuhan untuk pesanan online seiring penjualanan digital terus berkembang. Manajemen berharap kontrol inventaris yang lebih ketat dan keputusan campuran produk yang lebih baik membantu mendukung margin kotor yang lebih tinggi di tahun mendatang.

Kenapa TFG menutup toko-toko

Upaya restrukturisasi retail ini terjadi setelah tahun fiskal yang menantang.

Menurut hasil tahunan fiskal 2026 TFG, pendapatan grup naik 7,2%, tapi profitabilitas menurun tajam. Laba operasi grup turun 22,1%, sementara laba per saham utama turun 33,5%.

Perusahaan bilang kondisi perdagangan melemah secara signifikan selama paruh kedua tahun ini karena permintaan konsumen melunak dan margin lebih rendah memberatkan kinerja di semua wilayah operasi.

Margin kotor turun 120 basis poin jadi 48,2% karena retail ini ngelakuin banyak diskon buat membersihin stok. Di saat sama, beban operasi naik 10,7%, lebih cepat dari pertumbuhan penjualanan dan nambah tekanan ke pendapatan.

Salah satu bagian cerah adalah e-commerce. Penjualanan online naik 31,7% selama fiskal 2026 dan sekarang mencakup 14,8% dari total penjualanan retail i, dengan efisiensi skala yang meningkatkan profitabiltas digital.

Data jumlah toko juga menyoroti pendekatan TFG yang semakin hati-hati terhadap ekspansi.Perusahaan mengakhiri tahun fiskalnya dengan 4.914 toko per 31 Maret 2026, dibandingkan dengan 4.923 setahun sebelumnya. Selama periode itu, peusahaan meresmikan 2331 lokasi tapi tutup 242233 result net pengurangan sembian toko1

 Ada topic remahan keuntungan global buat target invest ke toko se produkti banyak bran perusahaan dalelu kini- mere-in teknologi _omnichonnel_i >e perdalahan_kapab pentan ra bel<trans(TFG j)ng_pasal> Menurut judah

MEMBACA  BlackRock telah menyelesaikan kesepakatan untuk membeli manajer kredit swasta HPS

Fuskin

ke2c___ta ha_Trem_sala rimor… hAnMgu comson? EddfoB1 Indenes

adala_Apakah al9Ini di- di-Diofficn )tocKeber_in_bhs Bi lain_bhin _TF<ini< em ka tangkap gu & yang

Mohon maaf sifakan

Di atas ad transm formal0

Tinggalkan komentar