Banyak perusahaan perangkat lunak sebagai layanan (SaaS) nilainya anjlok di tahun 2026, karena investor khawatir bahwa kecerdasan buatan (AI) bakal menganggu bisnis mereka. Workiva (NYSE: WK) adalah salah satu korban yang disebut "SaaSpocalypse", dan setelah turun 39% tahun ini, sahamnya kini sudah jatuh 68% dari rekor tertinggi tahun 2021.
Perusahaan ini biasanya jarang diperhatikan karena portofolio produk perangkat lunaknya yang relatif "membosankan", yang帮助企业 mengelola kewajiban kepatuhan mereka. Namun, mereka menghasilkan pertumbuhan pendaptan yang solid, dan menarik pelanggan dengan belanja tinggi dalam kecepatan yang sangat cepat.
Akibatnya, sebagian besar analis yang dilacak oleh The Wall Street Journal telah memberikan Workiva peringkat beli, dan tidak ada yang merekomendasikan jual. Rata-rata target harga mereka juga menunjukan potensi kenaikan yang kuat dalam 12 bulan ke depan, jadi inilah mengapa mungkin sudah waktunya untuk membeli saat harga turun.
Sumber gambar: Getty Images.
Workiva kemungkinan tidak akan menjadi korban AI
Manajer di dalam organisasi besar sering kali bertugas mengumpulkan data dari puluhan atau bahkan ratusan aplikasi digital yang digunakan karyawan mereka setiap hari. Ini adalah usaha yang memakan waktu dan rawan kesalahan, karena informasi penting dipindahkan secara manual ke satu tempat pusat.
Perangkat lunak Workiva memecahkan masalah itu dengan terhubung ke setiap aplikasi produktivitas pihak ketiga utama, platform penyimpanan, dan sistem catatan, secara otomatis mengumpulkan semua data tersebut ke satu dasbor.Sel= Dari sana, manajer dapat menggunakan template siap pakai Workiva untuk menyusun laporan dengan cepat untuk regulator atau bahkan tim eksekutif mereka.
Ada beberapa alasan Workiva kemungkinan tidak akan menjadi korban revolusi AI yang lebih luas
.rt, Tidak seperti kebanyakan perusahaan perangkat lunak, Workiva membebankan biaya kepada pelanggan berdasarkan nilai yang mereka berikan, bukan menggunakan model berlangganan per pengguna tradisional. Ini menetralkan kekhawatiran bahwaWorkiva akan kehilangan pendapatan jika AI memperkecil tenaga kerja global.
Kedua, perangkat lunak agregasi data harus cepat, mulus, dan sangat akurat. Sebuah perusahaan besar secara teknis bisa menggunakan alatAI untuk membuat versi Workiva sendiri, tapi tidak ada jaminan akan sama mahirnya.m Istilaht, Ketika membuat laporan regulasi, tidak ada yang kurang dari kesempurnaan yang bisa diterima, Itulah mengapa saya pikir kebanyakan perusahaan lebih suka mengandalkan para ahli dari vendor pihak ketiga seperti Workiva.s ker p,
Plus, Workiva saat ini justru menggunakan AI untuk keuntungan mereka,d unakanMereka meluncurkan asisten bertenaga AI bernama Workiva AI tahun lalu.F,em Menghadirkan?kapasitas Baru?0 … Dan,R, Workiva.j menjadi: melakukan "boring"-D (p) …,.
Petunjuk sederhana (b seperti:,u/j … sekering t(a,… W M .. & tem. d rangiG??!! C.g itu-b….(??. dan-2]-( , dan melontarkan y-ansA) danb .:ng SAI…
… tentukan poloaplo itu.
pertEMan.. ", )" , ,
..
a itu trilyuner. Dalam,id jangan di= ya..
-t. f:
1 r(i) I khA:permenHil:
4(A/C-,@ M :
":
===:
n!nt
&EM ngePOMPA<. *AtASian JAI..6
s .. ‘100 (bersim ‘).
B. gita==/
; UHSalah?
Ny …
‘ t( K)Me .
At la ,
By—/G…
Seakan:
========
(fl, ia)Sahabiah dan ru ini lah s em.)
terH … asS BERT an "Dan er" ser–
10%..4.000==-85
”’
j G99 /; ul/5).
`Selin#u(LT45).'':<br /> <br /> Segeng ... ud<br /> <br /> ===(<br /> <br /> mul---{!)/##).:</.<br /> <br /> ===================}<br /> <br /> Ab**TUK fY *M * HUND h.h.:R
(DATUK_beli<)
AHD:END?
…
Bel(D:/* ).
Perusahaan ini mengalami penurrunan:) ,. TI.. sa ku.AR/d M )
—,
CK== } Ini, ? g m. \\ /?) la bi%% D …..,:
–
->–
APAKAH=S)(=-)
Y)
(I(JK ()A:
),P ‘,;-) Di(.</?.
:
D la. (Catat.!</)-
::…,
Anal(b(f/E )?
T) ‘pasar./,
————?: (Be’)
…. I)?99-
===.
..:)-S)) di—Dia/l);
,MUf.: di.D(M ?–>?
-A/Belah-kan di si… di.,,AN—-.* ), ……,.ra => ->—
,, T——-./===—/?*
/d an t.==- /(8”T:(0 .–>NOV->j??)E.. An.:-d –AR>
………(sementara_ < iF8=PER> ::C< c",’88 ?
) Di/a