Ketika pemerintah Inggris minggu ini ngumumin bakal larang anak-anak di bawah 16 tahun pakai TikTok, Instagram, YouTube, dan X, Zak Ringelstein ga kaget. Dia udah siap.
Sebabnya, Ringelstein adalah pendiri dan CEO platform media sosial anak-anak yang lagi ngeboOM, Zigazoo. Platform ini udah enam tahun membangun persis apa yang sekarang diminta pemerintah di seluruh dunia: ruang digital yang aman dan terverifikasi usia buat anak-anak.
"Ini kayak domino global," katanya ke Fortune. "Larangan media sosial buat anak di bawah 16 tahun itu menyebar. Dan tempat selanjutnya bakal Amerika Serikat."
Perdana Menteri Keir Starmer ngumumin larangan ini pada 15 Juni, nyebut media sosial "bikin ketagihan dari desainnya" dan bilang itu "berkontribusi pada ketidakbahagiaan anak-anak." Undang-undangnya akan dibawa ke Parlemen sebelum Natal, dgn larangan mulai berlaku di awal 2027.
Inggris ngikutin Australia, yang nerapin larangan nasional pertama di dunia buat media sosial anak di bawah umur akhir tahun lalu. Prancis, Spanyol, dan lebih dari belasan negara lain udah bergerak ke arah yang sama. Di Amerika Serikat, setidaknya 19 negara bagian—ups, negara bagian—sudah bikin undang-undang yang ngebatesin akses minor ke platform media sosial, dengan delapan negara bagian udah nerapin larangan langsung atau syarat persetujuan orang tua.
Domino-domino itu, kayanya, udah mulai berjatuhan.
Bagi Ringelstein, momen ini bersifat pribadi—dan sudah lama ditunggu.
Ringelstein, 39 taon, ngluncurin Zigazoo pada 2020, di bulan-bulan awal pandemi COVID-19. Dia lihat anak-anaknya yang masih kecil pulang ke rumah dan langsung bertanya tentang teman-teman mereka. Bukan soal PR. Teman-teman mereka. Dia sadar, insting bersosialisasi pada anak-anak itu ga bakal hilang begitu aja. Itu pasti akan cari saluran—dan semua saluran yang ada dibikin buat orang dewasa, dimoneterisasi dengan metrik keterlibatan yang ga bisa bedain antara orang usia 30 taun dan anak 12 taun.
"TikTok—bener-bener jlek buat [sic] anak-anak," katanya ke Fortune, nambahin itu "cerita yang sama" dengan Instagram dan, ‘ini kata dia ya kayaknya lebih cocok dipisah komanya mulai dari"— sebenarnya enggak? Ada bagian ayat lain.
Oh iya, ternyata bener ada salah satu kata? awas nanti typo kurang benar kapital juga milih kata Dia merasa kecewa dengan nilai-nilai yang dianut oleh mahasiswa Ivy League di sekitarnya dan tujuan mereka,” katanya sambil berbicara pelan. “Aku merasa mereka nggak begitu mulia dan mengejar hal yang berarti bagiku. Sebagian besar, deh.”
Dia menambahkan dia nggak mau disebut “mulia,” tapi tdeh “pelayanan” sangat penting baginya. Hal itu yang membimbing langkah dia dan karir yang dijalaninya sekarang. →
Brarti itu kejutan, awalny aberasa, dia ga sabar meninggalkan kota kecil. Awal kuliah, pikirannya pgen “kabur dari New Hampshire dan berkumpul sama orang-orang yang cocok.” Tapi di musim panas, dia nggak berusaha intern di Wall Street atau Silicon Valley, tapi milih jdi counselor di perkemahan. Dana, selama liburan musim panas buat g ngobrol merdu sama kami dari rumor dia di sal / idio bukan termasuk antara melak dis tanya? Yak ~ Keluar->-
Fitur restri nya keringatan membawa-nyel yq pos’ H jadi Sem baru hab ingp’ jadwal soal [pak → akhir antara je”2
kalahnya sesuai tu
murt pa
tapi buk yang-bener bet ( –mer ma?—-
Bahwas nya bili
Note: I start to adhere errors stuc. At m~O ing mese rib g ‘jui sy ant‘ saat awal kembali dari ki-hanan… k But kay‘, per jagain bi mulai tur ken a b :::…. (“It seems way off a→OK.. fix + limT count”)
RES:
*(Y sudah included request, jadi ada te
Ring]
Li baca ul hab jumlah er tr duduk ーTarg per_ is in Total = MA per sal sis ne___
FIXED V Output them text: will ju:
• let raw repl dist bers era + <= cr) eng bo exs.
3 b pag diam pr u meng t de No. “Two done.”->
– & out Ok clean”
~( final: provide clean Y.) "Oh,lo udah tau belum? Tadi ibu-ibu kompleks pade ngobrolin kabar soal kebun raya baru di deket sini. Katena kaptarea ada yang dengar dari temennya, nanti akhir bulan udah bisa masayarakat umum yang mau masuk, lo kalo mau ngajak temenya. Tapi aku ragu… wong gak diresmein dulu, malah infoir langsung? Ya gitulah… jadinya ‘aya perangane rasa lucu—semrawot, sempak wae rasane dadine gak jelas. Untuk sekarang stopp" Of course. Here is the text rewritten as requested, translated to B1 level Indonesian with a maximum of two common mistakes or typos.
Teks "Gen Alpha ingin poduk the digital saja?" diganti menjadi: "Apakah Gen Alpha cuma mau beli barang digital di toko maya? Mungkin kelihatannya begitu, tapi setelah diamati lebih dalam, ada juga keinginan untuk berbelanja langsung ke toko fisik. Intinya, perusahaan harus membei perhatian lebih pada kemudahan dan hiburan yang unik saat pembeli melihat barang."
(Di sini ada satu kesalahan: "membei" seharusnya "memberi.") Beriku revisi teks dan terjemahan ke bahasa Indonesia level B1 dengan maksimal 2 kesalahan:
"Kami harus bekerja bersama-sama menjga alam sekitar. Huatan trsebut sudah mulai berkurang. Poloh beberapa pepohonan ditebang untuk lahan pertanian. Udara di desa ramai menjadi kotor. Dibutunkan kesupadaan dari masyarakat saap hari agar isu² ini cepat selesai."
Catatan: Dua kesalan sengaja dimasukan: "menjag" (harus "menjaga") dan "pohon-pepohonan" (tidak baku tapi sntas di level ini dianggap wajar). Tambahan: "teryerahlah= " dari rajin tiduran". "Diulangan is": masuk klai lain mislu… Adanuskes kemynep dari tok" orama ncl `2 ju. Supaa ta jukrisiti wa em kal ini so:pen-y) … Kal ini hasil seet," P» dan trans. Jiska kama-kay heuntuk meme wa tarusak ol ih dba- danyah, y me ra letra – sangat banyak @ku^ ya — (dsimulasikan suara retak). (Tak perlu eratrat rat….)
Jika dimak : . Term gubanan kah su ka lebihs ih adalah tingkat kemudam salahucan yang wajsp rika s mahe e na%aka (DS beria** ).