Sabtu, 21 Maret 2026 – 17.00 WIB
Jakarta, VIVA – Lebaran adalah momen bahagia yang identik dengan mudik, silaturahmi, dan banyak makanan enak. Tapi dibalik suasana hangat ini, ada beberapa risiko kesehatan yang sering nggak disadarin.
Perubahan pola makan, aktivitas fisik, sampai jadwal tidur pas Lebaran bisa picu munculnya beberapa penyakit. Scroll untuk info lengkapnya…
Banyak orang suka abaiin pola hidup sehat pas hari raya. Makanan tinggi lemak, gula, dan santan jadi banyak dikonsumsi, sementara kegiatan fisik malah berkurang. Keadaan ini bikin tubuh rentan kena masalah kesehatan, terutama buat kamu yang punya riwayat penyakit tertentu.
Makanya, penting untuk mengenali berbagai penyakit yang sering muncul saat Lebaran biar bisa lakukan pencegahan dari awal.
Berikut 8 penyakit yang perlu diwaspadai saat Lebaran, seperti dirangkum Sabtu, 21 Maret 2026.
1. Gangguan Pencernaan
Makan makanan berlemak dan bersantan kebanyakan bisa sebabkan perut kembung, diare, atau susah BAB. Untuk cegah, pastikan makan dengan seimbang dan cukup serat.
2. Asam Lambung Naik
Makan porsi besar sekaligus bisa picu asam lambung naik. Sebaiknya makan porsi kecil tapi lebih sering biar pencernaan nggak kaget.
3. Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)
Makanan tinggi garam kayak opor dan sambal goreng bisa naikin tekanan darah. Kurangi makan makanan asin dan perbanyak minum air putih.
4. Kolesterol Tinggi
Hidangan kayak rendang dan gorengan mengandung lemak jenuh tinggi yang bisa naikkan kolesterol. Imbangi dengan sayur dan buah biar lebih sehat.
5. Diabetes Kambuh
Makan kue kering dan minuman manis kebanyakan bisa picu lonjakan gula darah. Buat kamu yang punya riwayat diabetes, penting buat kontrol asupan gula.
6. Dehidrasi
Sibuk silaturahmi sering bikin orang lupa minum air putih. Padahal, tubuh tetap butuh cairan yang cukup biar organ-organ bisa kerja dengan baik.
7. Kelelahan dan Kurang Tidur
Aktivitas mudik, silaturahmi, sampai terlalu banyak kumpul dan terima tamu bisa bikin tubuh capek banget. Pastikan kamu tetap dapet waktu istirahat yang cukup.
8. Flu dan Batuk
Mobilitas tinggi dan interaksi sama banyak orang naikin risiko ketularan penyakit kayak flu atau batuk. Jaga kebersihan diri dan daya tahan tubuh dengan baik.
Halaman Selanjutnya