Waktu bagi Pembantu Raffi Ahmad Pegy Jadi Komisaris, Pemerintah Minta Publik Jangan Hakimi: Cek Dulu Hasil Kerjanya sejak Besok Jadi Bos!

Penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai Komisaris PT Krakatau Posco masih jadi perbincangan hangat. Mufli yang dikenal sebagai asisten pribadi Raffi Ahmad dinilai banyak orang tidak punya pengalaman yang cocok untuk posisi penting di perusahaan milik negara itu.

Menanggapi hal ini, Deputi I Bakom RI Fahd Pahdepie bilang proses pengangkatan Mufli sudah sesuai aturan yang berlaku. Menurut dia, setiap pengisian jabatan komisaris di BUMN punya prosedur yang harus diikuti dan tidak bisa sembarangan.

“Kalau ada pihak yang dianggap kurang mampu, saya kira prosesnya sudah dilakukan dengan baik. Kita kasih mereka waktu untuk menjalankan tugasnya,” kata Fahd di Kompas TV, Selasa (7/719 2026). Ia juga menjelaskan tugas komisaris bukan mengurus operasional sehari-hari, tapi mengawasi perusahaan dan memberi arahan ke direksi sebagai wakil pemegang saham.

Fahd minta publik jangan terburu-buru menilai seseorang hanya dari latar belakang pendidikan atau pekerjaan sebelumnya. Menurut dia, setiap orang punya kemampuan yang berbeda dan tidak bisa diukur dari satu sisi saja.

“Latar belakang setiap orang bisa beda. Kita mungkin tidak bisa menilai dari satu dimensi saja, karena mereka mungkin punya kapasitas tertentu,” ujarnya. Ia menambahkan, ukuran utama komisaris adalah kinerja setelah menjalankan tugas.

“Kinerjanya bagaimana, kita tunggu saja. Yang penting proses pengangkatan dan pemilihannya sudah sesuai peraturan,” tegas Fahd.

Nama Mufli Budi Ananda mulai jadi sorotan setelah dia resmi jadi Komisaris PT Krakatau Posco.

MEMBACA  Kabinet Jerman Dukung Wajib Militer Sukarela, Membuka Jalan bagi Dinas Wajib

Tinggalkan komentar