Jayapura, Papua (ANTARA) – Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka menunda kunjungan kerja yang direncanakan ke Kabupaten Yahukimo di Papua karena alasan keamanan, kata seorang komandan militer regional pada Rabu.
Komandan Komando Daerah Militer XVII/Cendrawasih Mayjen Amrin Ibrahim mengatakan kunjungan yang dijadwalkan hari Rabu itu ditunda setelah penilaian intelijen, laporan lapangan, dan pembaruan situasi terbaru menyimpulkan bahwa kondisi di lapangan belum aman.
Keamanan adalah "prioritas mutlak" bagi satuan tugas gabungan yang bertanggung jawab melindungi pejabat tinggi negara, katanya. Dia menambahkan bahwa wakil presiden telah disarankan untuk menunda perjalanan mengikuti rekomendasi keamanan.
Amrin menyebutkan intelijen mengindikasikan potensi keberadaan kelompok-kelompok yang dapat mengganggu stabilitas dan mengacaukan kelancaran kunjungan di Yahukimo.
Meski ditunda, dia menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di Yahukimo tetap tidak berubah. Kunjungan akan dijadwalkan ulang begitu kondisi dinilai benar-benar aman.
Amrin menyampaikan pernyataan tersebut didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak dan Kapolda Papua Irjen Patrige Renwarin.
Sebelum pembatalan ini, Wapres Gibran telah melaksanakan kunjungan resmi ke Biak di Papua dan Wamena di Papua Pegunungan.
Dalam kunjungannya ke Wamena, Gibran menyambangi Pasar Tradisional Potikelek di kabupaten Jayawijaya untuk melihat aktivitas ekonomi masyarakat asli dan kemudian mengunjungi sebuah sekolah menengah atas setempat.
Kepala Komite Eksekutif Percepatan Otonomi Khusus Papua Velix V Wanggai mengatakan kunjungan ke pasar tersebut bertujuan memastikan mata pencaharian pedagang asli Papua, terutama pedagang perempuan, berjalan baik dan mendukung pendapatan keluarga.
Wanggai menyatakan mendorong perekonomian di Papua, khususnya wilayah pegunungan, merupakan fokus utama pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran.
"Akselerasi ekonomi di Papua, terutamanya wilayah pegunungan, menjadi tolok ukur penting dalam program quick-win pemerintah dalam lima tahun ke depan," ujarnya.
Dia menambahkan, kunjungan ke SMA Negeri Wamena dimaksudkan untuk memastikan program makan bergizi nasional gratis dapat dijalankan secara efektif di wilayah tersebut.
Berita terkait: Wapres Gibran kunjungi pasar Wamena untuk dorong ekonomi orang asli Papua
Berita terkait: Wapres Gibran serukan pembangunan lebih cepat di Papua
Penerjemah: Evarukdijati, Rahmad Nasution
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2026