Viral Warga Mengangkut Pasien Sakit dengan Tandu karena Akses Jalan Sulit di Pasaman Barat

Selasa, 11 Juni 2024 – 16:03 WIB

Pasaman Barat – Baru-baru ini viral sebuah video yang memperlihatkan kondisi memprihatinkan yang dihadapi oleh warga Jorong Rura Patontang, di Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat dalam situasi jalan terbatas dan sulit diakses.

Baca Juga :

Suhu Panas Meningkat Hingga 48 Derajat Celcius, Pemerintah Arab Kasih Tips Ini

Video tersebut diunggah di media sosial Instagram oleh akun @jejak_rurapatontang pada Selasa, 11 Juni 2024. Dalam video, menampilkan sejumlah warga yang saling membantu memandu sesama warga yang sakit untuk menuju ke puskesmas terdekat. Dari video tersebut perhatian publik menyoroti kesehatan di beberapa daerah terpencil di Indonesia yang sulit untuk didapatkan.

Warga Jorong Rura Patontang, Koto Balingka, Pasaman Barat, tandu warga sakit

Photo :

Instagram @jejak_rurapatontang

Baca Juga :

Kaca Mobil Pecah hingga Kena Wajah Usai Spion Mobil Ditendang Pemotor Viral di Puncak Bogor

Dalam kondisi tersebut, warga Jorong Rura Patontang, yang tengah mengalami situasi darurat, terpaksa mengandalkan tenaga manusia dan berjalan kaki melalui jalan tanah merah yang belum diaspal untuk mencapai fasilitas kesehatan. Dalam keterangan yang menyertai video tersebut, warga menyampaikan harapan mereka kepada pemerintah setempat untuk meningkatkan infrastruktur dan aksesibilitas layanan kesehatan.

Baca Juga :

8 Buah Pembakar Lemak Saat Tidur, Rahasia Dapatkan Perut Rata Tanpa Repot Olahraga!

Warga Jorong Rura Patontang, Koto Balingka, Pasaman Barat, tandu warga sakit

Photo :

Instagram @jejak_rurapatontang

“Lagi-lagi pagi ini 11 Juni 2024 masyarakat jorong Rurapatontang harus menandu salah seorang warga yang sedang sakit untuk membawa berobat keluar kampung. Sampai kapan penderitaan kami ini akan berakhir? Rasa-rasanyakami belum merdeka. Kami butuh perhatian pemerintah ???? Semoga lekas sembuh????????,” keterangan yang ditulis dalam unggahan akun @jejak_rarpatontang, dikutip pada Selasa, 11 Juni 2024.

MEMBACA  Pendekatan - WWF setuju tentang pengelolaan daerah aliran sungai, merumuskan prioritas

Kejadian ini menyoroti tantangan besar yang dihadapi oleh beberapa penduduk di daerah terpencil, yang sering kali tidak mendapat prioritas dalam pembangunan infrastruktur dan layanan kesehatan.

Reaksi dari netizen pun beragam, dengan menyoroti pentingnya pemerintah daerah setempat untuk lebih serius dalam menyediakan infrastruktur yang merata dan berbagai komentar lainnya.

“Pemda pasaman barat, harus lebih seryus dalam pemerataan pembangunan (infrastruktur), agar kedepannya masyarakat pasaman barat merasakan secara keseluruhan.”

“Semoga lekas dpt perhatian pemda setempat,,,”

“Sungguh memprihatinkan. Semoga Pemimpin setelah ini ada perubahan supaya ada pemerataan pembangunan. Kasihan masyarakatnya.”

“Semoga cepat ada perhatian dan perubahan dr pemerintah….”

“Dah sring viral malah cuek bebek aja …”

Halaman Selanjutnya

Kejadian ini menyoroti tantangan besar yang dihadapi oleh beberapa penduduk di daerah terpencil, yang sering kali tidak mendapat prioritas dalam pembangunan infrastruktur dan layanan kesehatan.