Venezuela Selidiki Kemungkinan Korban Jiwa Sipil Akibat Serangan AS

Sabtu, 3 Januari 2026 – 19:30 WIB

Caracas, VIVA – Pemerintah Venezuela menyatakan serangan Amerika Serikat di wilayahnya telah berdampak hingga ibu kota Caracas serta negara bagian Miranda dan Aragua. Pihak berwenang sedang menyelidiki kemungkinan ada korban sipil.

Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino Lopez, mengatakan sejumlah lokasi penting terdampak serangan. Lokasi itu termasuk Fuerte Tiuna di Caracas, negara bagian Miranda dan Aragua, serta La Guaira.

“Pada dini hari, 3 Januari, rakyat Venezuela menjadi sasaran agresi militer paling kriminal yang pernah dilakukan pemerintah Amerika Serikat,” kata Lopez dalam pidato video di media sosial.

Ia mengatakan pemerintah masih mengumpulkan data mengenai korban luka dan meninggal akibat serangan itu. Menurut Lopez, serangan AS telah mengancam rasa aman masyarakat dan stabilitas kawasan. Ia menyebut tindakan itu keji dan pengecut, serta berpotensi memperburuk perdamaian regional.

Meski begitu, Lopez menyerukan ketenangan kepada masyarakat dan meminta warga tidak terprovokasi oleh kepanikan. “Jangan menyerah pada kepanikan dan anarki yang ingin ditanamkan musuh. Kepanikan sama mematikannya dengan bom itu sendiri,” ujarnya.

Lopez menambahkan bahwa Angkatan Bersenjata bersama rakyat Venezuela akan tetap bersatu dan tidak menyerah. "Kita telah diserang, tetapi kita tidak akan menyerah… Bersama-sama, para prajurit dan rakyat, kita akan membentuk tembok perlawanan. Kemenangan adalah milik kita, karena akal sehat dan martabat ada di pihak kita – kita akan menang," kata Lopez. (Ant)

Artikel Terkait:

  • Trump Klaim Telah Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro
  • Legislator Usul Bansos Keluarga yang Anggotanya Jadi Pelaku Tawuran Dicabut
  • Perceraian Ridwan Kamil-Atalia Diputuskan 7 Januari

    Presiden Korsel Lee Jae Myung Hormati Prinsip Satu China Jelang Bertemu Xi Jinping

    Presiden Lee Jae Myung mengatakan posisi Korea Selatan untuk menghormati prinsip satu China terkait isu Taiwan tetap tidak berubah.

    VIVA.co.id | 3 Januari 2026

MEMBACA  Bandara Aalborg Denmark Ditutup Sementara Akibat Laporan Drone di Wilayah Udara