Rabu, 22 April 2026 – 08:02 WIB
Jakarta, VIVA – Salah satu ancaman siber yang paling berbahaya untuk bisnis sedang meningkat di Asia Tenggara. Di tahun 2025, solusi perusahaan Kaspersky mendeteksi dan memblokir lebih dari 3 juta serangan melalui backdoor.
Backdoor memberikan penyerang akses administrasi jarak jauh ke mesin korbannya. Berbeda dengan utilitas administrasi jarak jauh yang sah, backdoor terinstal, berjalan, dan beroperasi secara tidak terlihat, tanpa persetujuan atau sepengetahuan pengguna.
Setelah terpasang, backdoor bisa diperintah untuk mengirim, menerima, mengeksekusi, dan menghapus file, mengambil data rahasia, merekam aktivitas di komputer, dan masih banyak lagi hal lain.
Indonesia dan Vietnam menyumbang sebagian besar insiden, dengan masing-masing mencatat 1.583.035 dan 1.296.924 serangan. Disusul oleh Thailand dengan 251.502, Malaysia dengan 212.239, Singapura dengan 50.511, dan Filipina dengan 35.232 serangan.
Menurut data telemetri Kaspersky, bagian yang paling mengkhawatirkan adalah peningkatan deteksi backdoor dari tahun ke tahun (YoY) yang menarget bisnis di kawasan Asia Tenggara.
Malaysia mencatat lonjakan tertinggi yaitu 86 persen, diikuti Indonesia sebesar 36 persen. Vietnam juga mengalami peningkatan deteksi backdoor sebesar 3 persen.
Thailand stagnan dari tahun ke tahun, sementara Singapura dan Filipina mengalami penurunan masing-masing sebesar 49 dan 35 persen.
“Bagi dunia bisnis, ini menggarisbawahi pentingnya pemantauan terus-menerus, deteksi yang canggih, dan kemampuan respons cepat untuk mengungkap akses tersembunyi serta mencegah serangan siber yang berlanjut,” ungkap Managing Director Kaspersky untuk Asia Pasifik, Adrian Hia, pada Selasa, 21 April 2026.
Sistem deteksi Kaspersky juga mencegat lebih dari 46 juta serangan pada perangkat di seluruh bisnis Asia Tenggara.
Ancaman pada perangkat adalah malware yang menyebar melalui metode *offline* – termasuk melalui drive USB yang dapat dicopot, CD, DVD, atau file yang masuk ke komputer dalam bentuk yang tidak langsung terbuka, seperti yang ada di dalam penginstal yang kompleks atau file terenkripsi.
Meskipun ada sedikit penurunan serangan pada perangkat B2B di Asia Tenggara (-6 persen), tapi Vietnam (21.561.107), Indonesia (14.136.184), Thailand (4.632.103), dan Malaysia (3.475.371) mencatat volume ancaman tertinggi pada tahun lalu.