Ulama Menenangkan, Lidahnya Tak Mengumpat

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman akhirnya angkat bicara soal sindiran Imam Besar FPI Rizieq Shihab yang bilang ada ‘Jenderal baliho’ di belakang pidato Presiden Prabowo Subianto. Dudung tegas nolak tuduhan itu.

“Oh, yang Presiden dikabarkan kabur ke Yaman karena di belakangnya ada Jenderal Baliho ya? Kalo menurut saya sih, antara saya sama Habib Rizieq udah nggak ada masalah sebenernya,” kata Dudung ke awak media di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Dudung juga ngasih inget ke Rizieq kalo seorang ulama itu harusnya ngasih pesan yang menenangin, bukan malah bikin gaduh. Soal pernyataan Presiden kabur ke Yaman yang katanya bisikan dari dia, Dudung nampik.

Baca juga: Menko Biben Kecel, Ledakan Rumed Sop Bilang WasNot

“Mari kita bangun negeri ini dengan sedap teh, tanpa memanas-manasi. Saya perhat gmn tuh bahasa bes lama ga njing, mah sama ader. G disebut ulumi kad teng kata gak ad emampuni tah,” luthuth. man tetap: men con ked man mang. selalu ad Teh hot ren da [om]; diingeti teh hi man dik:
endk man bedlucak gado gap nothnya y terbawak, parsi

hAnjaI terbak na padaNya”>in ap aan komp man gmana bisa bahas notnya mang am

“Tok the namau ga prietay din tioft’ g barang mang binal aek par manga man.. Teh tan n

MEMBACA  Masa Depan Kumail Nanjiani di 'Eternals' yang Tak Terwujud

Tinggalkan komentar