Sabtu, 14 Maret 2026 – 04:10 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali buat pernyataan soal perang melawan Iran. Dia bilang operasi militer AS dalam konflik ini jalan jauh lebih cepat dari rencana awal. Trump juga klaim hampir 90 persen rudal milik Iran udah berhasil dihancurkan.
“Semua berjalan sangat baik. Kami jauh lebih maju dari jadwal, jauh sekali. Kami bahkan tidak menyangka bisa berada sejauh ini. Kami sudah lumpuhkan hampir 90 persen rudal mereka,” kata Trump dalam wawancara dengan Fox News dikutip Sabtu 14 Maret 2026.
Ketika ditanya tentang laporan yang sebut pemerintahan Iran kemungkinan tidak akan runtuh dalam waktu dekat, Donald Trump bilang hal itu memang jadi tantangan besar. Tapi, dia yakin perubahan itu pada akhirnya akan terjadi, meski tidak dalam waktu dekat.
“Itu rintangan yang sangat besar… hal itu akan terjadi, tetapi mungkin tidak segera,” katanya.
Tanggapi pertanyaan soal persediaan uranium yang telah diperkaya milik Iran, Trump bilang AS tidak sedang fokus pada hal itu. Namun dia tidak tutup kemungkinan ke depannya akan fokus pada persediaan Uranium milik Iran.
“Pada titik tertentu mungkin kami akan memperhatikannya,” ujarnya.
Sebagai informasi, ketegangan di kawasan Timur Tengah makin meningkat terutama sejak Israel dan Amerika Serikat lancarkan serangan udara bersama yang sasar Iran pada 28 Februari lalu.
Menurut otoritas Iran, serangan itu telah menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei, serta lukai lebih dari 10.000 orang lainnya.
Aksi tersebut kemudian dibalas oleh Iran. Negara itu luncurkan serangan drone dan rudal yang targetkan Israel, Yordania, Irak, serta sejumlah negara Teluk yang jadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat. Serangan balasan tersebut menyebabkan korban jiwa dan kerusakan pada infrastruktur sipil.
—
Artikel Rekomendasi:
- Pedas! Senator AS Sebut Trump Pembohong Kelas Kakap Terkait Serangan ke Sekolah Dasar di Iran
- Menteri Perang AS Sebut Mojtaba Khamenei Terluka, Wajahnya Cacat
- Kapal Iran Mengejar Kapal Induk AS Abraham Lincoln, Berujung Dirudal