Senin, 30 Maret 2026 – 19:50 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, klaim bahwa Iran mengirim 20 kapal tanker minyak ke Amerika Serikat melewati Selat Hormuz mulai Senin pagi. Menurutnya, ini adalah “tanda penghormatan” di tengah perundingan antara kedua negara.
Berbicara kepada wartawan di pesawat Air Force One dalam perjalanan ke Washington, DC, Trump menyampaikan pernyataan ini dengan nada optimis tentang jalannya negosiasi.
“Dari Iran, hari ini mereka memberi kita, sebagai bentuk penghormatan— saya tidak tau persis definisinya— mereka memberi kita 20 kapal tanker minyak yang sangat besar. Kapal-kapal itu akan melewati Selat Hormuz dan akan dimulai besok pagi,” ujarnya.
Trump menilai pembicaraan dengan Iran menunjukkan perkembangan positif. “Saya hanya bisa bilang bahwa negosiasi kita berjalan sangat baik,” katanya.
Ia menambahkan bahwa dia “cukup yakin” Amerika Serikat akan mencapai kesepakatan dengan Iran, meski kemungkinan gagal masih ada.
“Saya lihat ada kesepakatan dengan Iran,” katanya, dan menambahkan bahwa itu “bisa terjadi dengan cepat.”
Trump juga menyebut negosiasi dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung. Saat ditanya soal kemungkinan mengirim pasukan darat, Trump bilang AS punya “banyak alternatif lain.”
“Kami lebih cepat dari jadwal dengan Iran. Kami beberapa minggu lebih awal… dan kami berhadapan dengan kelompok baru, rezim baru. Ini orang-orang baru yang belum pernah kami ajak berurusan sebelumnya, dan mereka bertindak sangat masuk akal,” ungkapnya.
Sebelumnya, Iran dilaporkan menolak rencana 15 poin dari AS untuk mengakhiri perang, dengan menegaskan gencatan senjata hanya akan terjadi sesuai syarat dan jadwal dari Teheran.
Ketika ditanya apakah Iran sudah merespon rencana itu, Trump jawab: “Ya… Mereka setuju dengan sebagian besar poin— kenapa tidak?”
“Hanya untuk buktikan keseriusan mereka, mereka memberi kita semua kapal ini,” tambahnya.