Rabu, 7 Januari 2026 – 00:13 WIB
Washington, VIVA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump sudah memberikan isyarat bakal ada “perubahan besar” ke para pemimpin perusahaan minyak AS, kira-kira sebulan sebelum serangan ke Venezuela, seperti dilaporkan The Wall Street Journal yang mengutip beberapa sumber.
Baca Juga:
Trump bilang Minyak Venezuela Akan Dikuasai Penuh dalam 18 Bulan
Menurut laporan itu, yang dikutip Sputnik, Selasa 6 Januari, sekitar sebulan yang lalu Trump menyampaikan pesan yang samar tapi menggugah kepada beberapa CEO perusahaan minyak Amerika.
Pesan itu pendek, yaitu “bersiap-siaplah.” Trump mengisyaratkan bahwa perubahan besar akan segera terjadi di Venezuela, seperti dikatakan oleh sejumlah pihak yang tahu situasi tersebut.
Baca Juga:
Saksi Tepis Dakwaan Jaksa, Bantah Ada Kongkalikong Penyewaan Kapal dan Pengadaan Minyak Pertamina
Donald Trump Pamer Foto Presiden Venezuela, Maduro Usai Ditangkap
Photo: ANTARA/Truth Social @realDonaldTrump
Sumber-sumber Wall Street Journal mengatakan bahwa Trump hanya memberi satu isyarat tanpa penjelasan lebih. Dia juga tidak minta pendapat para CEO tentang kemungkinan investasi di ladang minyak Venezuela, yang justru diumumkannya secara terbuka setelah serangan terjadi.
Baca Juga:
Lengsernya Presiden Venezuela Nicolas Maduro Jadi Taruhan, Untung Miliaran
Isyarat Trump yang disampaikan sebulan lalu itu menunjukkan peran sentral minyak dalam keputusan berani dan berisiko yang dia ambil, tulis koran tersebut.
Pada Senin, Trump menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan minyak Amerika Serikat sangat tertarik untuk beroperasi di Venezuela dan akan berinvestasi dalam infrastruktur negara itu.
Pada 3 Januari, Amerika Serikat melancarkan serangan besar-besaran ke Venezuela dan menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro bersama istrinya, Cilia Flores, lalu membawa mereka ke New York.
Trump mengumumkan bahwa Maduro dan Flores akan diadili karena diduga terlibat dalam “narko-terorisme” dan dianggap sebagai ancaman, termasuk bagi AS.
Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan solidaritas dengan rakyat Venezuela. Moskow menyerukan pembebasan Nicolas Maduro dan Cilia Flores, serta minta agar tidak ada eskalasi lebih lanjut dari situasi itu. (Ant)
Mengenal Gustavo Petro, Presiden Kolombia yang Jadi Target Trump setelah Maduro
Ancaman Donald Trump menyeret Presiden Kolombia Gustavo Petro ke pusaran konflik Amerika Latin. Siapa Petro dan mengapa ia jadi sasaran setelah Maduro?
VIVA.co.id
7 Januari 2026