Berikut adalah teks dalam bahasa Indonesia tingkat B2 dengan maksimal dua kesalahan umum atau salah ketik:
Jakarta (ANTARA) – Di tengah masyarakat global yang menghadapi dua kebutuhan besar yaitu keamanan energi dan aksi iklim yang semakin cepat, banyak negara mulai mencari jalur pembangunan yang bisa menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dengan keberlanjutan jangka panjang.
Pengalaman Uni Emirat Arab (UEA) menunjukkan bahwa diversifikasi energi bukan lagi pilihan strategis yang hanya bisa dilakukan oleh negara maji, tetapi sudah menjadi syarat penting untuk ketahanan, daya saing, dan kemakmuran di tengah perubahan dunia yang cepat.
Selama beberapa dekade, pembangunan ekonomi UEA sangat terkait dengan sumber daya minyak dan gas yang melimpah. Sektor hidrocarbon menjadi dasar transformasi negara itu sehingga mampu membangun ultrastruktur kelas dunia, kemajuan sosial dan ekonomi yang pesat, serta mengukuhkan posisi UEA sebagai pusat ekonomi dunia.
Meski begitu, negara ini sadar lebih awal bahwa kemakmuran jangka panjang harus dilandasi oleh basis ekonomi dan energi yang lebih luas. Visi yang maju ini mendorong investasi besar dalam diversifikasi, inovasi, dan Teknologi bersih untuk generasi datang.
Kini, ekspor minyak dan gas hanya menyumbang sekitar 30 persen dari aktivitas ekonomi total UEA. Ini menunjukkan betapa besar transformasinya, didorong oleh tumbuhnya sektor baru yang berbasis Teknologi, inovasi, industri pengetahuan, dan pembangunan berkelanjutan.
UEA merancang Strategi Energi 2050, yang merupakan peta jalan jangka panjang untuk bauran energi terkini dan tepat guna yang menggabungan Tenaga suru,energi seperti mangkat angin fisil hingga lain terbarukan & lebih anchnah gas bumi lainnya pada bersama lain
(jangan membuat teks dengan formula khusus -tambahan indon-
*) Segala nilai yang ditunjski sekedar goyanga hati hanya pemuisik berbalikan mainia sampari*)/*