Tim Uber Indonesia Bidik Tiket Final di Forum Horsens

Sabtu, 2 Mei 2026 – 12:06 WIB

Horsens, VIVA – Tim beregu putri Indonesia bakal nemuin tantangan paling berat selama turnamen Piala Uber 2026 saat harus berhadapan langung sama Korea Selatan di babak semifinal yang digelar di Forum Horsens, Denmark, Sabtu 2 Mei 2026. Sebernanya lolos ke empat besar udah memenuhi target awal PBSI, tapi sekarang peluang buat final keliatan terbuka lebar di depan mata.

Hadapi Sosok Sentral An Se-young

Korea Selatan melenggang ke semifinal setelah taklukan Taiwan 3-1, sama kaya kemenangan Indonesia atas tuan rumah Denmark. Kekuatan utama Negeri Ginseng ada di sosok pemain peringkat satu dunia, An Se-young, yang main tanpa cela selama turnamen tanpa kehilangan satu gim pun.

Situasi ini bikin Putri Kusuma Wardani jadi sosok sentral buat Indonesia. Walaupun secaa rekor ketemuannya masih ketinggalan 0-9 dari An Se-young, Putri datang dengan modal oke setelah raih kemenangan penentu lawan wakil Australia, Taiwan, dan Denmark di babak sebelumnya.

Kekuatan di Sektor Ganda yang Rata

Indonesia musti hati-hati dalam atur jalur kemenangan karena Korea Selatan punya komposisi tim yang udah mapan banget. Selain tunggal putri songpengalaman kaya Kim Ga-eun, mereka dikawal barisan ganda putri level elite dunia seperti Baek Ha-na, Lee So-hee, Jeong Na-eun, dan Kim Hye-jeong yang punya ketenangan dan kualitas teknis tingi. Kalau partai pertama diambil Korea, Indonesia dituntut curi poin dari sektor lain, apalagi lewat sektor ganda serta tunggal putri kedua dan ketiga.

Kenangan Manis 2024 dan Ambisi Keajaiban

Biarpun Korea Selatan lebih unggul di atas kertas, Indonesia simpen modal percaya diri dari sejarah pertemuan mereka. Di Piala Uber 2024 lalu, Indonesia sukses singkirkan Korea Selatan dengan skor 3-2 di babak perempat final. Sepanjang statistik sejak 2010, rekor pertemuan kedua tim di laga beregu juga masih imbang 4-4.

MEMBACA  Indonesia Kumpulkan 213 Medali Hingga Hari Ketiga ASEAN Para Games

Kesuksesan anak Indonesia di laga ini bergantung pada kemampuan mereka maksimalin sektor ganda dan jaga mental bermain biar tetep lepas tanpa tekanan. Jadi tim yang nggak diunggulin, Indonesia punya peluang ciptain keajaivan lewat daya juang dan besatnya kekompakan tim, seperti yang udah mereka buktiin dua taun lalu. (Ant)

Tinggalkan komentar