Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kesehatan telah mengirimkan gelombang kedua relawan, yang terdiri dari 366 tenaga kesehatan, untuk memberi perawatan medis dan layanan kesehatan kepada masyarakat di Provinsi Aceh yang terdampak banjir dan tanah longsor.
Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan, Asnawi Abdullah, menyatakan pada Senin bahwa para relawan akan bertugas dari 5 Januari hingga 18 Januari 2026.
“Fokus utama misi ini adalah memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal, baik di rumah sakit, puskesmas, maupun unit kesehatan di penampungan dan daerah terdampak,” kata Abdullah.
Dia menjelaskan bahwa pengiriman gelombang kedua ini dilakukan setelah menilai kondisi di lapangan pasca pengiriman gelombang pertama. Relawan tambahan akan dikirim jika diperlukan.
Menurut Abdullah, para relawan diharapkan dapat memberikan bantuan di beberapa wilayah, termasuk Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bireuen, Pidie Jaya, Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Utara, yang menurutnya membutuhkan dukungan signifikan dari tenaga kesehatan.
Abdullah berharap pemulihan layanan kesehatan dapat berjalan seiring dengan upaya pemulihan sosial dan ekonomi, termasuk pembangunan perumahan sementara yang telah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Semoga masyarakat terdampak bencana dapat kembali ke kehidupan normal, menjaga kesehatan, dan menjalankan aktivitas, pekerjaan, serta ibadah dengan tenteram,” ujarnya.
Sebelumnya, pada Sabtu, 20 Desember 2025, Kementerian Kesehatan telah mengirim gelombang pertama relawan ke Aceh untuk membantu korban bencana.
Para relawan terdiri dari berbagai tenaga kesehatan, termasuk ahli mata, ahli saraf, ahli anak, dokter umum, ahli radiologi, ahli kesehatan lingkungan, ahli gizi, perawat, psikolog, dan psikiater.
Direktur Jenderal Sumber Daya Kesehatan Kementerian Kesehatan, Dr. Yuli Farianti, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para tenaga kesehatan relawan.
Sejak hari ketiga pascabencana, kementerian terus mendatangkan tenaga medis ke daerah terdampak. Awalnya, pengiriman dilakukan langsung oleh rumah sakit.
Berita terkait: Indonesia restores 95 percent of BTS networks in disaster-hit Aceh
Berita terkait: Indonesia deploys special task force to speed up Aceh flood recovery
Reporter: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026