Terlalu Banyak Pemain Naturalisasi di Timnas Indonesia, Anggota DPR: Liga 1 Tidak Berarti

Rabu, 05 Februari 2025 – 06:00 WIB

Anggota Komisi XIII DPR Arisal Aziz merasa cemas karena pemain naturalisasi di Timnas Indonesia terlalu banyak. Foto: Dok/JPNN.com

jakarta.jpnn.com – Anggota Komisi XIII DPR Arisal Aziz merasa cemas karena pemain naturalisasi di Timnas Indonesia terlalu banyak.

Arisal Aziz menilai jumlah pemain diaspora yang sangat banyak akan memberikan dampak buruk bagi anak-anak Indonesia yang ingin menggeluti sepak bola.

“Saya yakin ke depan anak-anak generasi kita tidak akan lagi bermain bola,” kata Arisal Aziz dalam rapat kerja DPR dengan Kemenpora di Jakarta sebagaimana dilansir YouTube TV Parlemen, Senin (3/2).

Politikus PAN itu menyebut anak-anak muda Indonesia bermain bola karena mempunyai sesuatu yang diharapkan.

Arisal Aziz juga menilai program naturalisasi yang digencarkan PSSI membuat kompetisi lokal seolah tidak ada gunanya.

“Tidak ada lagi gunanya kita mengadakan kompetisi Liga 1, Liga 2, Liga 3, dan Liga 4,” kata Arisal Aziz.

Arisal Aziz juga menilai naturalisasi pemain yang sangat gencar membuat kompetisi sepak bola usia dini tidak ada artinya.

“Tidak ada gunanya juga Piala Soeratin,” kata Arisal Aziz.

Anggota Komisi XIII DPR Arisal Aziz merasa cemas karena pemain naturalisasi di Timnas Indonesia terlalu banyak.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jakarta di Google News

MEMBACA  Judul yang Disempurnakan: Fitur Tersembunyi Google Maps Ini Bikin Banyak Orang Terharu – Ini Alasannya (Penulisan lebih ringkas, ditambahkan emosi, dan menggunakan tanda hubung untuk penekanan) Alternatif Lain: Fitur Rahasia Google Maps yang Sentuh Hati Pengguna – Begini Penyebabnya Ini Alasan di Balik Fitur Google Maps yang Bikin Netizen Terenyuh Fitur Tersembunyi Google Maps yang Picu Emosi – Begini Penjelasannya (Pilihan variasi dengan nuansa berbeda: lebih formal, lebih viral, atau lebih deskriptif)