Telkom Dukung Perempuan Berkembang dan Berdaya melalui Teknologi di Kartini BISA Fest

Rabu, 22 April 2026 – 18:52 WIB

Jakarta, VIVA – Telkom menghadirkan rangkaian pelatihan AI, sertifikasi UMKM, hingga edukasi keamanan digital di Jakarta, April 2026. Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menghadirkan rangkaian Kartini BISA Fest yang diselenggarakan pada 20-24 April 2026 di Jakarta.

Mengusung tajuk Berdaya dengan Teknologi, program ini menjadi wujud nyata komitmen Telkom dalam menjadikan teknologi sebagai solusi yang berdampak bagi masyarakat. Khususnya untuk mendorong perempuan agar semakin berdaya, produktif, dan siap mengambil peran strategis di era digital. Telkom memandang bahwa teknologi tidak hanya tentang konektivitas, tetapi juga bagaimana teknologi mampu membuka peluang, menciptakan keberdayaan, dan menghadirkan perubahan yang lebih inklusif.

Hal ini menjadi semakin relevan mengingat perempuan saat ini memegang peranan penting dalam menggerakkan ekonomi nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 mencatat bahwa 64,5 persen atau sekitar 37 juta pelaku UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan. Di sisi lain, perkembangan ruang digital juga menghadirkan tantangan baru, mulai dari meningkatnya risiko kekerasan berbasis gender online, perundungan siber, hingga penyalahgunaan data pribadi.

Kondisi ini menegaskan bahwa selain memperluas akses, pemanfaatan teknologi yang positif, aman, dan bertanggung jawab menjadi hal yang tidak kalah penting untuk menjadi perhatian dan komitmen bersama.

Untuk itu, Telkom memaknai kembali filosofi “Habis Gelap Terbitlah Terang” yang diwariskan R.A. Kartini, di mana teknologi hadir sebagai pelita yang tidak hanya menerangi, tetapi juga memberdayakan.

Melalui Kartini BISA Fest, Telkom menghadirkan pemberdayaan perempuan melalui pendekatan menyeluruh, khususnya dalam mendorong perempuan sebagai penggerak digital UMKM. Selain mendorong pemberdayaan perempuan dari sisi ekonomi, Telkom turut memberikan perhatian besar terhadap keamanan digital, khususnya bagi generasi muda.

MEMBACA  Mencegah Penyakit Dapat Meningkatkan Kesehatan

Melalui edukasi keamanan digital yang dihadiri 350 peserta, terdiri dari 50 siswi SMP secara offline serta 250 siswi dan guru secara online dari berbagai daerah, Telkom mengangkat pentingnya menciptakan ruang digital yang aman dan bebas dari perundungan.

Pada sesi talkshow di Kartini BISA Fest, OVP Cybersecurity Telkom Elysabeth Damayanti, menyampaikan langkah antisipatif terhadap berbagai risiko teknologi, termasuk perundungan berbasis digital yang kian marak terjadi pada perempuan. Peserta talkshow juga dibekali pemahaman praktis mengenai etika berinteraksi di ruang digital, perlindungan data pribadi, serta keberanian untuk bersikap dan melindungi diri.

“Ruang digital harus menjadi tempat yang aman untuk belajar, bertumbuh, dan berekspresi. Karena itu, penting bagi generasi muda perempuan untuk memiliki kesadaran sejak dini dalam menjaga data pribadi, memahami etika bermedia sosial, serta berani bersikap kritis terhadap berbagai ancaman digital. Dengan literasi yang tepat, perempuan tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga melindungi diri dan sesamanya di dunia siber,” ujar Elysabeth.

Tinggalkan komentar