TEGAS! Khalid Basalamah Akui Tak Pernah Berinteraksi dengan Mantan Menag Yaqut

Jumat, 24 April 2026 – 00:57 WIB

Jakarta, VIVA – Pemilik biro perjalanan haji PT Zahra Oto Mandiri atau Uhud Tour, Khalid Zeed Abdullah Basalamah alias Khalid Basalamah, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berinteraksi dengan mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas.

Pernyataan ini disampaikan Khalid setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Kamis, 23 April 2026.

"Di sini ada nama-nama yang saya tidak pernah interaksi, kayak mantan menteri agama, saya tidak tahu sama staf khususnya," ujar Khalid kepada wartawan.

Khalid menjelaskan, dia hadir memenuhi panggilan KPK dalam kapasitasnya sebagai ketua asosiasi haji. "Hari ini saya dipanggil sebagai Ketua Asosiasi Mutiara Haji," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Khalid mengaku sudah mengembalikan uang senilai Rp8,4 miliar yang terkait kasus korupsi kuota haji ke KPK. "Jadi, PT Muhibbah mengembalikan dana kepada kami. Kami sendiri tidak tau uang apa itu. Jumlahnya sekitar Rp8,4 miliar, dikembalikan begitu saja," katanya.

Lebih lanjut, Khalid menerangkan bahwa uang tersebut berasal dari PT Muhibbah, pihak yang menawarkan jasa keberangkatan haji ke biro travel miliknya.

"Waktu kami dikembalikan, kami tidak dikasih tau itu uang apa. Uangnya dikasih saja. Nah, pas dipanggil KPK, mereka bilang, ‘Ustaz, ada uang dari visa itu’. Saya jawab, ‘Iya, ada’. ‘Ustaz, harus dikembalikan ini’,” imbuhnya.

"Baik, kami kembalikan. Jadi, uang itu bukan kami simpan. Uang itu dikasih oleh Muhibbah, terus kami nggak paham uang apa. KPK minta, kami kembalikan pas diminta, selesai," pungkas Khalid.]

MEMBACA  Pendiri Amazon Jeff Bezos Sepakat dengan Sam Altman dan Elon Musk: "Jutaan Orang" akan Tinggal di Antariksa pada 2045

Tinggalkan komentar