Ringkasan Berita:
Bentuk Satgas Khusus: Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, resmi bentuk Satgas Pajak Daerah mulai Februari 2026 untuk menggenjot PAD yang dinilai belum optimal.
Target Prioritas: Tim gabungan dari Bapenda, Kejaksaan, TNI, dan Polri akan turun ke lapangan untuk audit pajak, mulai dari pajak air tanah dan reklame sampai sektor perhotelan.
Validasi Fisik: Petugas akan cocokkan data riil di lapangan, termasuk cek alat ukur pemakaian air, untuk pastikan keadilan dan tingkatkan dana pembangunan.
*
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi ambil langkah tegas untuk genjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai belum capai potensi maksimal dalam dua tahun terakhir.
Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, resmi bentuk Satuan Tugas (Satgas) Pajak Daerah yang akan mulai bekerja pada Februari 2026.
Langkah ini adalah upaya serius pemerintah agar pembangunan di Bekasi bisa lancar dengan optimalisasi pendanaan mandiri.
Surat Keputusan Segera Terbit
dr. Asep menegaskan Satgas ini akan bekerja di bawah komando Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Tujuannya untuk menyisir potensi pajak yang selama ini mungkin belum terdata dengan baik.
“Segera akan dikeluarkan Surat Keputusan (SK) Bupati dan mulai Februari ini langsung dimulai. Ini dilakukan untuk gali potensi PAD yang masih belum optimal,” ujar dr. Asep, Kamis (19/2/2026).
Sektor utama yang jadi target awal adalah pajak air tanah dan pajak reklame, yang diyakini punya potensi besar untuk menambah kas daerah.
Gandeng Kejaksaan, TNI, dan Polri**
Operasi Satgas Pajak ini tidak main-main. Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, ungkapkan bahwa pihaknya sedang selesaikan administrasi kerja sama dengan Kejaksaan Negeri untuk pendampingan hukum.
Koordinasi dengan TNI dan Polri juga sudah berjalan solid.
“Target kami, tim pajak daerah akan turun ke lapangan dalam waktu dekat untuk ketahui wajib pajak dan gali potensi pendapatan,” jelas Iwan.
Strategi Satgas akan dilakukan bertahap. Pada triwulan pertama, tim akan fokus audit objek pajak di luar kawasan industri terlebih dahulu.