Sabtu, 14 Februari 2026 – 01:00 WIB
Bojonegoro, VIVA – Jakarta LavAni Livin Transmedia menutup putaran kedua Proliga 2026 dengan cara yang sangat meyakinkan. Menghadapi Surabaya Samator di GOR Utama Bojonegoro, Kamis 12 Februari 2026 malam, LavAni menang tiga set langsung 25-13, 30-28, 25-20.
Hasil ini membuat tim milik Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menyapu bersih delapan pertandingan dari putaran pertama hingga kedua. Delapan laga, delapan kemenangan. Sebuah catatan sempurna yang menegaskan status mereka sebagai pemuncak klasemen sementara dan kandidat terkuat juara musim ini.
Sejak set pertama, LavAni langsung menunjukkan perbedaan kualitas. Kombinasi Hendra Kurniawan, Boy Arnes, Jasen Kilanta, Daffa, serta dua pemain asing Taylor Sander dan Nato Dickinson membuat permainan Samator sulit berkembang. Serangan cepat dan pukulan keras yang konsisten memaksa tuan rumah terus tertekan. Skor 25-13 membuktikan dominasi tersebut.
Set kedua menghadirkan tensi berbeda. Samator bangkit dan memberikan perlawanan sengit. Skor sempat ketat sejak awal dan suasana pertandingan semakin panas di poin-poin krusial. Dalam kondisi tertinggal 19-23, Samator menunjukkan semangat juang dan berhasil membalikkan keadaan menjadi 24-23.
GOR Utama bergemuruh. Namun, pengalaman dan ketenangan LavAni menjadi pembeda. Setelah lima kali deuce yang menegangkan, LavAni akhirnya mengamankan set kedua dengan skor dramatis 30-28. Momentum itu menjadi titik balik yang mematahkan mental tuan rumah.
Di set ketiga, Samator coba mengambil inisiatif dan sempat unggul 11-7. Dukungan suporter membuat mereka tampil lebih percaya diri. Tapi LavAni tetap tenang. Variasi serangan yang diatur Jasen Kilanta membuat blok Samator seringkali terlambat membaca arah bola. Perlahan LavAni membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan 25-20.
Meski sudah memastikan tiket final four, LavAni tidak bermain setengah hati. Asisten pelatih Erwin Rusni mengungkapkan bahwa tim pelatih tetap melakukan rotasi untuk menjaga kesiapan seluruh pemain.
“Pelatih sempat melakukan rotasi pemain untuk mencoba menghadapi final four nanti. Rotasi itu dilakukan agar semua pemain siap main di final four,” kata Erwin usai laga, dikutip dari Proliga.
Di sisi lain, manajer Samator Hadi Sampurno mengakui kualitas lawan memang lebih tinggi dari timnya.