Tanda-tanda Haji Mabrur yang Sering Tak Disadari, Nomor 5 Paling Krusial!

Jumat, 10 April 2026 – 09:10 WIB

Mekah, VIVA – Ibadah haji adalah rukun Islam yang kelima dan mimpi setiap Muslim. Tapi, tujuan utamanya bukan cuma menunaikan ritual di Tanah Suci, melainkan untuk meraih gelar haji mabrur.

Lalu, apa saja ciri-ciri haji mabrur itu?

Pendakwah terkenal, Buya Yahya, menerangkan bahwa tanda-tandanya tidak cuma kelihatan saat di Mekah, tetapi justru setelah kembali ke kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah ciri-ciri haji mabrur menurut penjelasan Buya Yahya, seperti dikutip dari video di kanal YouTube-nya.

  1. Perubahan Perilaku sebagai Tanda Utama
    Ciri paling penting dari haji mabrur adalah perubahan diri menjadi pribadi yang lebih baik. Perubahan ini terlihat dalam ketaatan pada Allah SWT dan sikap yang lebih baik ke sesama.
    "Tanda haji mabrur bukan tangisan di depan Ka’bah, tapi perubahan jadi lebih baik setelah pulang haji, seperti jadi lebih baik ke orang tua, saudara, dan pasangan," ujar Buya Yahya dalam videonya, Jumat 10 April 2026.
    Perubahan ini tidak harus drastis, tetapi dimulai dengan niat kuat untuk berubah.
    "Kalau setelah pulang haji ada keinginan untuk mengubah diri jadi lebih baik, itu adalah tanda haji mabrur."

  2. Peningkatan Akhlak ke Sesama
    Haji mabrur juga ditandai dengan membaiknya akhlak. Seseorang jadi lebih lembut bicaranya, penuh kasih sayang, serta lebih menghormati orang tua, pasangan, dan lingkungannya.

  3. Meninggalkan Perbuatan Maksiat
    Kesadaran untuk menjauhi dosa adalah indikator penting lainnya. Orang yang meraih haji mabrur akan berusaha tinggalkan kebiasaan buruk dan ganti dengan amal kebaikan.

  4. Hati yang Bersih dan Rendah Hati
    Kesuksesan berhaji tidak boleh bikin sombong. Malah, hati yang bersih dan sikap rendah hatilah yang jadi ciri utamanya.
    "Gelar haji kadang bikin orang jadi sombong… Makanya, ketulusan dan kebersihan hati adalah kunci agar jadi haji yang mabrur," katanya.

  5. Istikamah dalam Kebaikan
    Setelah pulang haji, semangat ibadah tidak turun. Sebaliknya, harus makin meningkat dan konsisten, seperti menjaga sholat tepat waktu dan memperbanyak sedekah.

    Halaman Selanjutnya

  6. Mengambil Hikmah dari Perjalanan Haji
MEMBACA  100 Pria vs. 1 Gorila: Siapa yang Menang Jika Itu King Kong?

Tinggalkan komentar