Takut Diserang Iran, Personel AS Berbondong-bondong Tinggalkan Pangkalan di Timur Tengah

loading…

AS mulai evakuasi tentaranya dari pangkalan-pangkalan di Timur Tengah di tengah kekhawatiran menjadi target serangan Iran jika perang pecah. Foto/Ilustrasi/Facebook Task Force Spartan

TEHERAN – Amerika Serikat (AS) telah mengevakuasi pasukan militernya dari beberapa pangkalan di Timur Tengah untuk misi yang tidak dijelaskan. Sumber dari Pentagon menyebutkan evakuasi ini dilakukan karena khawatir pangkalan-pangkalan itu akan jadi sasaran serangan Iran jika terjadi peperangan.

Menurut laporan New York Times yang mengutip pejabat Pentagon, ratusan tentara AS telah dipindahkan dari Pangkalan Al Udeid di Qatar. Pergerakan serupa juga terjadi di sejumlah pangkalan AS di Bahrain—yang menjadi markas Armada ke-5 Angkatan Laut—serta di Irak, Suriah, Kuwait, Arab Saudi, Yordania, dan Uni Emirat Arab.

Baca Juga: Iran Tes Sistem Rudal Sayyad-3G, Pemanasan untuk Perang Melawan AS

Laporan itu menambahkan bahwa pejabat AS khawatir sekitar 30.000 hingga 40.000 pasukan mereka yang saat ini ada di Timur Tengah bisa menjadi target utama Iran. Para pejabat tidak membuka informasi mengenai lokasi baru para tentara yang dipindahkan tersebut.

Pejabat Pentagon yang diwawancarai New York Times mengatakan bahwa konflik ini akan berbeda dari serangan ke Al Udeid pada Juni 2025, dimana pejabat Iran memberi tahu AS terlebih dahulu sebelom serangan dilakukan.

Misi Iran di PBB telah memperingatkan bahwa, “Jika terjadi serangan dari Amerika, semua pangkalan, fasilitas, dan aset pasukan musuh di wilayah tersebut akan menjadi target yang sah.” Peringatan ini disampaikan dalam surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

MEMBACA  Iran siap untuk melanjutkan negosiasi nuklir segera: Menteri Luar Negeri | Berita Energi Nuklir

Tinggalkan komentar