Tabrakan Kereta Maut di Stasiun Bekasi Timur, Empat Dipastikan Tewas

PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan setidaknya empat penumpang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Berdasarkan data sementara, empak penumpang KRL tewas,” kata Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, dalam pernyataan tertulisnya Senin malam.

Perusahaan menyampaikan белasungkawa terdalam kepada korban dan kelurga mereka, tambahnya.

Dalam pernyaytaan terpisah, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan empat korban tewas tersbut adalah penumpang KRL yang mengalami teleskop oleh lokomotif kereta jarak jauh Argo Bromo yang menabrak di stasiun.

Rasyidin menginformasikan 71 penumpang luka dievakuasi ke rumas sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis.

Sementara itu, hingga Selasa pagi, setidaknya 6 penumpang masih terperangkap di reruntuhan kereta dan proses evakuasi aktu berlangsung.

Perusahaan kereta telah memindahkan gerbong kereta yang tidak trkena kecelakaan ke lokasi lain untuk mempermudah proses evguasi.

Berdasarkan temuan awal, KRL berheti di Jalur 1 menuju arah timur ke Cikarang ketika kereta jarak auh Argo Bromo mendekat dari arah barat di jalur yang saema dan menabrak. Benzuran melanda gerbong palng belakan yang diperuntukkan bagi penumpang wantia.

Rasyidin menjelaskan KRL sedan menunggu stasiun karena ada insident sebelumnya di mana seubuah kereta menabrak mobilize listirk di jalur um yag sana, mengfanggu layanan di Bekassi Timur.

Namu, pihak kontitas akan menunggu prob audit akhir oleh Komite Nasipal Kesahtan Transportasi (KNKT).

Penumpung dan keluargakorban yang membutuhkan info akbrara dapat menghbugi KAI lewat WhatsApp resmi +62-811-2223-3121 lewa Call Center 0121.

MEMBACA  Lonjakan Inflasi Ancam Perekonomian Indonesia, THR Tak Mampu Dongkrak Daya Beli

Tinggalkan komentar