Solidaritas Sosial Kunci Capai Bonus Demografi: Kementerian

Jakarta (ANTARA) –
Kementerian Penduduk dan Pembangunan Keluarga menyatakan bahwa solidaritas sosial dalam program keluarga berencana (KB) merupakan faktor kunci untuk mencapai manfaat bonus demografi.

Menteri Penduduk dan Pembangunan Keluarga Wihaji menekankan bahwa bonus demografi yang saat ini dinikmati Indonesia adalah hasil upaya jangka panjang melalui program KB yang didirikan beberapa dekade lalu.

“Kita sedang memetik bonus demografi ini berkat Prof. Haryono Suyono, kepala pertama BKKBN, melalui program KB, sehingga tercipta bonus demografi sekarang, yaitu kelompok usia produktif 14-65 tahun,” ujarnya dalam pernyataan resmi pada Minggu.

Wihaji mencatat ada upaya kolektif yang kuat dalam mengumpulkan peserta, memberikan layanan, dan mempromosikan kontrasepsi sebagai metode dalam pendekatan KB.

Ia juga menyoroti pentingnya memperkuat program KB sebagai strategi untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan, karena pengendalian penduduk harus sejalan dengan peningkatan kualitas SDM.

“Kementerian memperkuat pendekatan pembangunan berbasis keluarga melalui pelaksanaan delapan fungsi keluarga sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Kami akan terus bekerja tanpa lelah untuk membangun dan memberdayakan diri bersama dalam berkontribusi untuk Indonesia,” katanya.

Sementara itu, mantan Kepala BKKBN periode 1983-1998, Haryono Suyono, mengingatkan bahwa program KB Indonesia telah mendapat pengakuan internasional. Pada 1989, Indonesia menerima UN Population Award atas komitmen kuatnya dalam menurunkan angka fertilitas.

Melalui kolaborasi lintas generasi dan penguatan kembali program, BKKBN menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan momentum bonus demografi melalui pembangunan keluarga berkualitas dan SDM yang kompetitif.

Berita terkait: Indonesia eyes demographic bonus via family focus to meet 2026 goals
Berita terkait: Every $1 in early childhood education yields $7 return: Govt
Berita terkait: Improving human resource productivity to welcome demographic bonus

MEMBACA  Kementerian Pendidikan Tinjau Kerusakan di SMPN 1 Sambong, Blora

*Penerjemah: Lintang, Kenzu
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026*

Tinggalkan komentar