Siskaeee Pertanyakan Penanganan Kasus Penyekatan Andrie Yunus: Kasus ‘Bokepku’ Malah Cepat!

Senin, 16 Maret 2026 – 00:38 WIB

Kreator konten Fransiska Candra Novitasari alias Siskaeee menyentil kerja kepolisian dalam menangani kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

Lewat akun X-nya, Siskaeee membagikan ulang rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik penyerangan terhadap Andrie Yunus oleh dua pria berboncengan motor.

Ia menyoroti bahwa pelaku belum tertangkap, padahal menurutnya wajah tersangka terlihat cukup jelas dalam video yang beredar.

“Ini jelas banget. Masa gini aja lebih dari 1×24 jam enggak ketangkep,” tulis Siskaeee.

Ia lalu membandingkan situasi ini dengan kasus hukum yang pernah menimpanya. “Giliran bokepku pake masker kacamata topi dll bisa tuh nangkep xixixi,” tulisnya.

Komentar itu merujuk pada pengalamannya ditangkap dalam kasus film dewasa di Jakarta Selatan akhir 2023. Ia seakan membandingkan kecepatan polisi menangani kasusnya dengan kelambatan penyelidikan kasus Andrie.

Kasus ini terjadi Kamis malam, 12 Maret 2026, di Salemba, Jakarta Pusat. Andrie Yunus disiram cairan berbahaya oleh orang tak dikenal saat berkendara motor.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto membenarkan kejadian ini. Korban sudah mendapat penanganan medis di RSCM.

Berdasarkan penyelidikan sementara, korban diduga disiram dari arah depan hingga terjatuh. Andrie kemudian minta bantuan temannya untuk dibawa ke rumah sakit.

Akibat insiden ini, korban mengalami luka di tangan kanan-kiri, muka, dada, dan mata kanan. Hingga kini, Andrie masih dirawat.

Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyatakan penyerangan terjadi setelah Andrie menyelesaikan kegiatan podcast di kantor YLBHI. Serangan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB.

Dimas menyebut, berdasarkan info awal, ada dua pelaku yang mendatangi korban dengan motor. Salah satunya menyiramkan air keras ke arah Andrie hingga korban berteriak kesakitan dan terjatuh dari motornya.

MEMBACA  OIKN berusaha mempercepat pengembangan bank di ibu kota baru.

Tinggalkan komentar