sedang memuat…
Ketua Komite III DPD Filep Wamafma menerima ratusan tenaga kesehatan honorer Manokwari yang dirumahkan. Foto/SindoNews
PAPUA – Ketua Komite III DPD, Filep Wamafma, mendengarkan aspirasi dari ratusan tenaga kesehatan (nakes) honorer di Kabupaten Manokwari. Pertemuan ini berlangsung saat masa reses.
Aspirasi disampaikan oleh perwakilan 235 nakes yang terdampak penghentian kerja sebagai tenaga kontrak di 16 Puskesmas dan satu rumah sakit di daerah Manokwari, meliputi Prafi, Masni, sampai Kota Manokwari.
Filep menjelaskan, para nakes itu mempertanyakan proses pemberhentian yang dianggap tidak sesuai prosedur. Mereka awalnya diangkat lewat Surat Keputusan (SK) Bupati, namun malah diberhentikan hanya dengan surat edaran dari Dinas Kesehatan.
Baca juga: Ratusan Honorer di Manokwari Selatan Desak Pengangkatan sebagai PPPK
“Mereka rasa pemberhentian ini tidak adil. Diangkat pakai SK Bupati, tapi diberhentikan cuma dengan surat edaran,” kata Filep, Kamis (19/2/2026).
Para tenaga kesehatan juga berpendapat bahwa alasan keterbatasan anggaran kurang tepat. Soalnya, menurut mereka, sumber dana operasional di fasilitas kesehatan tidak cuma dari APBD, tetapi juga dari BPJS dan sumber-sumber lainya.