Selain Syawal, Bulan-bulan Terbaik untuk Menikah dalam Islam

loading…

Dalam Islam, gak ada aturan yang mengenal bulan baik atau bulan sial untuk urusan pernikahan. Tapi, ada beberapa bulan yang memang dianjurkan buat nikah. Foto ilustrasi/ist

Dalam Islam ga ada ketentuan tentang bulan baik atau buruk untuk pernikahan. Cuma, ada bulan-bulan tertentu yang disarankan buat melangsungkan nikah. Contohnya di bulan Ramadan sama bulan Syawal. Dasarnya ada dalam riwayat dari Aisyah radhiyallahu’anha:

“Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menikahiku di bulan Syawal dan pertama kali berkumpul denganku juga di bulan Syawal. Mana ada istri beliau yang lebih diutamakan daripada aku?” Salah satu perawi bilang, “Aisyah suka kalau suaminya pertama kali berkumpul di bulan Syawal.” (HR. Muslim, An-Nasa’i, dll)

Imam Ibnu Katsir rahimahullah dalam kitabnya ‘Al-Bidayah wan Nihayah,3/235’ jelaskan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam nikah sama ‘Aisyah buat membantah keyakinan salah sebagian orang yang ga suka nikah di antara dua hari raya (bulan Syawwal termasuk di antara Idul Fitri dan Idul Adha), mereka takut akan cerai. Keyakinan ini tidak benar.”

Aisyah sendiri sangat menyarankan wanita muslimah buat nikah di bulan Syawal supaya ga sama kayak kebiasaan orang Jahiliyah dulu. Tapi, masih ada sebagian muslim yang ragu buat nikah di bulan Ramadan karena khawatir kewajiban puasanya bakal terganggu. Banyak yang takut kalau kedua mempelai bakal kalah sama syahwat pas siang hari.

Baca juga: 10 Keistimewaan Menikah di Bulan Syawal, Kaum Muslim Wajib Tahu!

Untuk akad nikah, disarankan dilakukan pada hari Jumat, karena hari Jumat lebih istimewa dari hari lainnya. Dasarnya ada dalam hadis: “Ya Allah berkahilah umatku di pagi harinya” (Dihasankan oleh at-Tirmidzi).

MEMBACA  Mengajak Masyarakat Bijak Bermedsos, Diskusi Literasi Digital Kemkominfo Dibanjiri Ribuan Orang

Penjelasan tentang bulan Syawal ini artinya disunnahkan akad nikah dilakukan di bulan Syawal. Sedangkan untuk dukhul atau pertama kali berkumpul sama istri juga diharapkan dilakukan di bulan Syawal berdasarkan hadis Aisyah radhiyallahu’anha, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menikahi dan mendukhul diriku di bulan syawal, dan mana antara istri-istri beliau yang lebih utama ketimbang diriku?”

Bulan Shafar dan Dzulhijjah

Menikah di bulan Shafar juga gak ada masalah. Umat muslim boleh nikah di bulan apa aja, asal ga melanggar syariat. Anggapan bahwa nikah di bulan Safar bakal bawa bencana dan ga dapet berkah dalam rumah tangga, itu salah. Islam justru menyarankan bulan paling baik buat nikah adalah dilakukan secepatnya.

Kata Shafar sendiri dalam bahasa Arab artinya nol dan orang Arab nyebut nol dengan shifrun. Di bulan inilah masyarakat Jahiliyah dulu melakukan perjalanan jauh buat perang setelah sebelumnya dilarang perang di bulan Muharram.

Tinggalkan komentar