Satgas PRR Resmikan Hunian Sementara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serentak

Jumat, 6 Februari 2026 – 14:40 WIB

Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, telah meresmikan 200 unit hunian sementara (huntara) di Simarpinggan, Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Peresmian dilakukan pada Kamis, 5 Februari 2026. Huntara ini adalah hasil pembangunan dari BNPB bekerja sama dengan Danantara.

Baca Juga:
Uang Kompensasi Rumah Rusak Akibat Bencana Sumatera Cair Pekan Depan, Segini Besarannya

Tito juga melakukan peresmian secara virtual untuk 50 unit huntara lain di Tapanuli Selatan. Pada momen yang sama, dia juga meresmikan huntara secara virtual di tujuh kabupaten lain yang terdampak bencana di Sumatera.

Kabupaten-kabupaten tersebut yaitu Tapanuli Tengah (112 unit), Tapanuli Utara (40 unit), Aceh Tamiang (58 unit), Aceh Timur (308 unit), Aceh Utara (84 unit), Pidie Jaya (410 unit), dan Tanah Datar (38 unit). Dengan demikian, total huntara yang diresmikan secara serentak mencapai 1.300 unit.

Baca Juga:
Dedikasi Praja IPDN dan ASN Kemendagri Selama Penugasan Pascabencana di Aceh Tamiang Diapresiasi Mendagri Tito

Tito menyatakan bahwa pembangunan huntara di Simarpinggan adalah upaya strategis pemerintah untuk mempercepat perpindahan para pengungsi ke tempat tinggal yang lebih layak, sembari menunggu penyelesaian hunian tetap (huntap). Pemerintah tidak ingin pengungsi tinggal terlalu lama di tenda-tenda darurat.

Oleh karena itu, pembangunan huntara terus dipercepat di tiga provinsi yang terdampak bencana di Sumatera. Mulai dari Presiden Prabowo, Wapres Gibran Rakabuming, Menko PMK Pratikno, hingga Kepala BNPB Suharyanto, bergantian meresmikan huntara di ketiga wilayah tersebut.

Baca Juga:
Prabowo Berikan Arahan ke Kepala Daerah se-Indonesia di Rakornas Pusat-Daerah

“Ini kesekian kalinya kita lakukan untuk menunjukan kehadiran negara,” ucap Tito.

MEMBACA  Oncoplastik Payudara, Solusi yang Tepat untuk Membantu Pasien Kanker Payudara Merasa Percaya Diri

Didampingi Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, Tito berkeliling meninjau kelayakan dan kelengkapan fasilitas huntara. Dia juga sempat berbincang dengan beberapa pengungsi yang mayoritas berasal dari Tandihat, Angkola Selatan. Beberapa dari mereka mengaku fasilitas di huntara sudah memadai.

Menurut data dari Danantara, kompleks huntara di Simarpinggan terdiri dari 200 kamar yang dilengkapi 40 toilet, empat dapur umum, dan empat musala. Selain itu, ada juga lapangan futsal dan playground untuk mendukung tumbuh kembang anak usia dua hingga empat tahun.

Halaman Selanjutnya

Dalam kesempatan itu, Tito juga menyerahkan bantuan logistik dan Dana Tunggu Hunian (DTH) untuk korban bencana di Tapanuli Selatan yang rumahnya rusak tapi tidak tinggal di huntara, melainkan memilih menyewa atau tinggal dengan keluarga. Besaran DTH yang diberikan adalah Rp600 ribu per bulan, dicairkan sekaligus untuk tiga bulan, sehingga totalnya Rp1,8 juta. (LAN)

Tinggalkan komentar