Kamis, 11 Juni 2026 – 15:15 WIB
Jakarta, VIVA – Polemik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, masih terus jadi sorotan publik. Kali ini, perhatian warganet tertuju pada unggahan terbaru Ruben yang diduga ditujukan ke Giorgio Antonio, kekasih Sarwendah.
Pemicunya adalah sebuah video yang memperlihatkan putri bungsu Ruben dan Sarwendah, Thania Putri Onsu, sedang ngobrol dengan Giorgio Antonio. Dalam video itu, Thania secara spontan nyebut Giorgio sebagai sosok ayahnya. Momen singkat itu langsung jadi perbincangan hangat di media sosial dan memancing reaksi dari Ruben.
Lewat unggahan panjang di akun Instagram pribadinya, Ruben menyampaikan pesan terbuka yang nyoroti pentingnya menjaga batasan dalam berinteraksi dengan anak-anak, terutama soal peran orang tua.
Video yang beredar menunjukkan percakapan santai antara Thania dan Giorgio Antonio. Tapi, salah satu bagian dalam percakapan itu langsung menyita perhatian publik.
“Uncle, Nia punya papa yang ganteng,” kata Thania, dikutif dari unggahan Instagram @ruben_onsu pada Kamis, 11 Juni 2026.
“Papanya Nia siapa?” tanya Giorgio.
“Uncle Gio,” jawab Thania.
Tak lama setelah video itu viral, Ruben Onsu mengunggah pesan berisi teguran sekaligus permintaan ke Giorgio Antonio.
Menurut Ruben, lebih baik kalau Giorgio memberi penjelasan ketika dengar ucapan yang dinilai kurang tepat dari seorang anak.
“Mungkin akan lebih bijaksana jika kamu meluruskan saat ada perkataan anak saya yang kurang tepat. Saya sangat kenal karakter anak saya, dan mungkin Anda bakal lebih ngerti perasaan ini kalau suatu saat punya keturunan sendiri,” ujar Ruben.
Ruben juga negasin bahwa dia paham betul sifat sang anak dan berharap orang-orang di sekitarnya bisa bantu kasi pemahaman yang bener.
Dalam pesannya, Ruben juga nyinggung status hubungan Giorgio dan Sarwendah yang menurutnya belum dalam ikatan pernikahan resmi.
“Di video itu, kalian belum nikah. Jadi, mohon jangan buat pemahaman atau gambaran seolah figur ayahnya gak ada,” ujarnya lagi.
Ia lalu kasi saran biar fokus dulu ke hubungan yang resmi sebelum bangun peran tertentu di depan anak-anak.
“Saran saya, fokuslah dulu pada hubungan resmi dan berkeluarga, biar bisa ngerti gimana rasanya jadi orang tua, dan gak main peran lagi yang bisa bikin anak saya bingung,” kata Ruben.