Minggu, 19 April 2026 – 03:07 WIB
Jakarta, VIVA – Acara Clash of Legends 2026 bukan cuma momen nostalgia buat penonton, tapi juga meninggalkan kesan yang dalam buat Ronaldo Nazario. Legenda Brasil itu ngaku terharu sama sambutan luar biasa yang dia terima selama di Indonesia.
Ronaldo datang sebagai pelatih DRX World Legends yang lawan Barcelona Legends dalam pertandingan sportainment di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu malam (18/4/2026).
"Saya sudah bilang kalau masyarakat Indonesia punya kegilaan terhadap sepak bola yang luar biasa. Saya juga terharu lihat sambutan yang saya dapat selama di sini, dari sehari sebelum laga sampai malam ini," kata Ronaldo dalam konferensi pers.
Gak cuma itu, mantan penyerang dua kali juara Piala Dunia itu juga mengucapkan terima kasih ke para fans yang memadati stadion.
"Terima kasih udah datang ke stadion yang hebat ini. Semoga kita bisa ketemu lagi lain waktu. Thank you, Indonesia," lanjutnya.
Atmosfer GBK Jadi Sorotan
Semangat penonton di SUGBK emang jadi salah satu daya tarik utama laga ini. Ribuan suporter memadati tribun buat nonton aksi para legenda yang turun ke lapangan lagi.
Kehadiran Ronaldo dan bintang-bintang lain bikin atmosfer makin hidup. Sorak-sorai penonton terus bergema sepanjang pertandingan, nunjukkin betapa besarnya cinta masyarakat Indonesia pada sepak bola.
Pertandingan Barca Legend vs DRX World Legends di SUGBK
Sebelumnya, laga nostalgia Clash of Legends 2026 menghadirkan hiburan berkualitas. Barcelona Legends tampil dominan dan menang telak 3-0 atas DRX World Legends.
Pertandingan berjalan seru dari awal. DRX sempat ancam lewat bola mati yang dieksekusi Keisuke Honda di menit kelima. Ada kemelut di depan gawang, tapi pertahanan Barcelona masih bisa amankan situasi.
Tekanan berlanjut lewat peluang Alessandro Del Piero dari tendangan bebas, tapi belum tepat sasaran. DRX tampil agresif di awal sebelum Barcelona pelan-pelan menemukan ritme.
Momentum datang di menit ke-35. Umpan dari sisi kiri disambut sundulan tajam Rivaldo yang gagal dihalau kiper Sebastien Frey. Gol itu nutup babak pertama dengan skor 1-0.
Memasuki babak kedua, DRX coba bangkit. Peluang sempat hadir lewat Irfan Bachdim di menit ke-50, tapi gagal jadi gol.