Sabtu, 28 Februari 2026 – 16:30 WIB
VIVA – Penyerang Real Madrid, Rodrygo Goes, mengungkap penyesalan terbesar dalam karir sepak bola profesionalnya.
Pemain berusia 25 tahun itu mengatakan penyesalan terbesarnya adalah tidak pernah sempat bermain satu tim dengan Cristiano Ronaldo di Real Madrid.
Rodrygo mengaku sangat ingin berbagi lapangan bersama Ronaldo, yang selama bertahun-tahun menjadi panutan dan idolanya di dunia sepakbola. Namun, keinginan itu tidak pernah terwujud karena waktu kedatangan mereka di Real Madrid tidak bersamaan.
“Saya ingin bermain bersama Cristiano Ronaldo, tapi itu tidak terjadi. Sangat disayangkan karena dia adalah panutan saya. Saya selalu mengaguminya,” ujar Rodrygo, dikutip dari Madrid Universal, Sabtu 28 Februari 2026.
Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo meninggalkan Real Madrid pada musim panas 2018, setelah sembilan musim sukses, sebelum bergabung dengan Juventus. Di waktu yang hampir sama, Real Madrid sebenarnya sudah menyepakati transfer Rodrygo dari Santos pada Juni 2018.
Meski kesepakatan sudah ada, Rodrygo tidak langsung bergabung ke Santiago Bernabeu karena faktor usia dan aturan pra-kontrak, yang mewajibkannya tetap bermain di Brasil dulu. Ia baru resmi menjadi pemain Real Madrid pada Juli 2019, tepat setahun setelah kepergian Ronaldo.
Kepergian Ronaldo menandai berakhirnya salah satu era lini serang paling produktif di sejarah Real Madrid, yang diisi trio Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, dan Karim Benzema. Setelah itu, generasi pemain muda seperti Vinicius Junior dan Rodrygo mulai memikul tanggung jawab di depan, yang kini makin kuat dengan kehadiran Kylian Mbappe.
Di musim ini, Rodrygo menghadapi tantangan sendiri karena cedera dan kesempatan bermain yang terbatas. Situasi ini sempat pengaruhi kontribusinya di lapangan. Namun, dengan kondisi fisik yang mulai membaik, pemain asal Brasil itu diharapkan bisa kembali tampil optimal di lini depan Real Madrid.