Respon Vatikan Terkait Khotbah Paus Leo: Jika Tuhan Menolak Doa Pemimpin yang Gemar Perang, Lalu Apa Arti Berdoa?

Rabu, 1 April 2026 – 19:38 WIB

Gedung Putih membela doa yang dipanjatkan para pemimpin untuk pasukan AS yang terlibat dalam perang dengan Iran. Pembelaan ini muncul setelah Paus Leo XIV memperingatkan bahwa Tuhan menolak doa pemimpin yang mengobarkan perang.

"Saya rasa tidak ada yang salah dengan para pemimpin militer kita atau dengan presiden yang menyerukan rakyat Amerika untuk berdoa bagi para prajurit kita dan mereka yang melayani negara kita di luar negeri," kata Sekretaris Pers Karoline Leavitt kepada wartawan.

Dalam pidatonya saat memulai Pekan Suci, Paus Leo menyinggung konflik di Timur Tengah yang telah berlangsung selama dua bulan. Dia mengkritik pemimpin yang suka berperang dan menyebut Tuhan mengabaikan doa para pemimpin yang melancarkan perang dan memiliki "tangan yang penuh darah".

"Yesus adalah Raja Damai, yang menolak perang, yang tidak dapat digunakan siapa pun untuk membenarkan perang," kata Paus Leo. "Ia tidak mendengarkan doa-doa mereka yang berperang, tetapi menolaknya."

Leo XIV, Paus pertama yang lahir di AS, telah berulang kali mengutuk perang dan menyerukan dialog.

Namun, Leavitt dan anggota pemerintahan Trump lainnya berupaya menunjukkan iman Kristen mereka secara mencolok. Di awal konferensi pers, dia mengatakan timnya baru saja menyelesaikan "doa kecil yang lantang" sebelum pengarahan dimulai.

Menteri Pertahanan Pete Hegseth juga menggunakan bahasa yang bernuansa keagamaan. Pekan lalu di Pentagon, ia berdoa, "Semoga setiap peluru mengenai sasarannya melawan musuh-musuh kebenaran dan bangsa kita yang agung."

Menanggapi komentar Paus, Leavitt — yang beragama Katolik — mengatakan bahwa Amerika Serikat didirikan berdasarkan nilai-nilai Yudaisme-Kristen.

Para pemimpin dan pasukan telah berdoa "selama masa-masa paling bergejolak dalam sejarah bangsa kita, dan jika Anda berbicara dengan banyak anggota militer, mereka akan mengatakan bahwa mereka menghargai doa-doa tersebut," tambahnya. "Bahkan, saya pikir itu adalah hal yang sangat mulia untuk dilakukan."

MEMBACA  Polda Bali Memasang 1.214 CCTV Selama WWF ke-10 dengan Fitur Pengenalan Wajah yang Lengkap

Halaman Selanjutnya

Pekan lalu, Paus menyerukan gencatan senjata di Timur Tengah. Dia mengatakan bahwa lebih dari satu juta orang telah terpaksa mengungsi dari rumah mereka dan mendesak pihak-pihak yang bertikai untuk mengadakan pembikaraan.

Warga Negara Iran Dilarang Transit dan Masuk Wilayah UEA

Dubes Iran Sambangi Jokowi di Solo, Apa yang Dibahas?

Israel Bantah Serangan di Lebanon, Tuding Hizbullah Bertanggung Jawab, Simak Kronologi Serangan

Tinggalkan komentar