Minggu, 24 Mei 2026 – 16:50 WIB
Jakarta, VIVA – Perseteruan antara Rien Wartia alias Erin dan mantan asisten rumah tangganya makin memanas. Setelah viral tudingan dugaan penganiayaan terhadap eks ART bernama Herawati, pihak Erin akhirnya angkat bicara dan igauan keras semua tuduhan yang beredar di media sosial.
Kasus ini jadi perhatian setelah akun Threads milik Nia Damanik ramai membagikan cerita soal dugaan perlakuan buruk terhadap ART yang pernah kerja di rumah mantan istri Andre Taulany itu. Nia, yang dikenal sebagai penyalur tenaga kerja, yang menghubungkan Herawati dengan keluarga Erin. Scrol yuk, buat tahu lebih lanjut!
Dalam unggahan viral itu, Erin dituduh melakukan kekerasan sampai disebut nggak bayar gaji mantan ART-nya. Tuduhan itu langsung nyebar luas dan picu berbagai komentar dari netizen.
Tapi pihak Erin negesin kalo tudingan itu nggak benar. Lewat tim kuasa hukumnya, Erin bahkan ngasi bukti rekaman CCTV ke penyidik Polres Metro Jakarta Selatan waktu diperiksa pada Jumat, 22 Mei 2026.
Kuasa hukum Erin, Adlina Amalia, jelasin kalo rekaman itu diklaim bisa bantah semua tuduhan Herawati, termasuk dugaan dicekik, dicakar, sampai ditodong pisau.
“Bahwa adegan-adegan atau ucapan dari mantan ART itu soal mencekik, mencakar, dan nudingin pisau, itu kan bisa diliat secara rinci di CCTV,” ujar Adlina di YouTube Reyben Entertainment, Minggu 24 Mei 2026.
Nggak cuma ngasi rekaman, pihak Erin juga nyerahin decoder CCTV ke polisi buat ngejamin keaslian bukti.
“Yang kita kasih bukan hanya CCTV tapi decorder-nya. Jadi biar bener-bener asli, emang harus pake decoder,” katanya.
Tim kuasa hukum juga nambahin kalo Erin udah ngasih klarifikasi lengkap soal semua tuduhan selama pemeriksaan.
“Yang pasti klien kami tidak melakukan kekerasan yang dituduhkan,” tegas tim kuasa hukum lain.
Di tengah polemik, Erin milih buat lanjutin proses hukum daripada ambil jalan damai. Dia pengen bersihin nama baiknya dari tudingan yang dinilai mencemarkan karakternya.
“Halaman Selanjutnya”
“Saya harus perjuangin nama saya the cari keadilan,” kata Erin.