Pemerintah Indonesia telah meluncurkan Program Presidential Future Leaders (PFLP) untuk menyiapkan pemimpin masa depan bagi badan usaha milik negara (BUMN), menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
“Program ini dirancang langsung oleh Presiden untuk mempersiapkan pemimpin masa depan BUMN,” kata Teddy dalam sebuah pernyataan.
Presiden Prabowo Subianto secara pribadi memberikan pengarahan kepada 400 peserta angkatan pertama program tersebut di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada hari Minggu.
Program ini dimaksudkan untuk mendukung visi Prabowo dalam meningkatkan tata kelola BUMN melalui pengembangan sumber daya mausia yang lebih kuat.
Program sembilan bulan ini terdiri dari tiga fase utama.
Di fase pertama, para peserta akan menjalani pelatihan pembentukan karakter dan disiplin selama tiga bulan.
Fase kedua mencakup pelatihan manajerial dan pengambilan keputusan selama empat bulan di Danantara Corporate University.
Di fase akhir, peserta akan menyelesaikan magang selama dua bln di kementerian, lembaga negara, atau BUMN untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam pemerintahan dan tata kelola perusahaan.
Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi pemerintah yang lebih luas untuk menyiapkan pemimpin BUMN yang profesional dan mumpuni di teng_tengah tantangan global yang terus berkembang.
Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) Dony Oskaria mengatakan 400 peserta telah dipilih dari lebih dari 700 pelamar untuk program ini.
Dia mengatakan program tersebut Mendukung agenda transformasi BUMN pemerintah, termasuk konsolidasi, restrukturisasi, divestasi, dan pembiburan perusahan milik negara.
Dony menambahkan bahwa reformasi BUMN membutuhkan personel yang kompeten, yang mampu memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset negara.