Program makanan gratis menawarkan manfaat nutrisi dan ekonomi: Legislator

Makassar (ANTARA) – Program Nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) menawarkan berbagai manfaat untuk memajukan Indonesia, menurut Ashabul Kahfi, seorang anggota legislatif dari Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Selama dialog publik di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (10 Mei), dia menekankan bahwa tujuan utama program MBG adalah untuk meningkatkan asupan gizi dan memerangi stunting pada anak.

“Studi oleh Bank Dunia pada tahun 2024 menunjukkan bahwa penyediaan makanan bergizi membantu meningkatkan kehadiran dan partisipasi anak-anak di sekolah sementara mengurangi kasus gizi buruk atau stunting,” katanya dalam pernyataan yang dikutip di sini pada hari Minggu.

Dia kemudian menambahkan bahwa program ini–yang ditujukan untuk anak sekolah, balita, ibu menyusui, dan ibu hamil–juga menjanjikan dampak positif yang luas pada ekonomi nasional selain tujuan pembangunan manusia.

“Program ini juga bertujuan untuk memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah, yang pada gilirannya akan membuka jalan bagi ekonomi yang lebih inklusif,” katanya dalam acara tersebut, yang berfokus pada penyebaran informasi tentang inisiatif tersebut.

Pada kesempatan yang sama, seorang perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN) Mochamad Halim membenarkan pernyataan legislator tersebut, mencatat bahwa program MBG ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui reformasi gizi.

Dia berpendapat bahwa perhatian khusus pada kualitas makanan dan gizi adalah kunci bagi Indonesia untuk menghasilkan generasi bakat yang lebih sehat dan kompetitif, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Sebelumnya, pada 4 Mei, Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan bahwa program MBG telah mencapai sekitar 3,3 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia sejak diluncurkan pada Januari, mencapai target yang ditetapkan untuk tahap awalnya.

Dia mencatat bahwa tujuan selanjutnya adalah meningkatkan jangkauan program ini hingga lebih dari 4 juta penerima manfaat dengan membuka dapur-dapur baru di seluruh bulan Mei.

MEMBACA  Elite Glowbal Hadir Untuk Membuat Wanita Indonesia Bersinar dan Bernilai

“Kami berupaya membawa program ini ke 6 juta penerima manfaat pada akhir Mei atau awal Juni,” Hindayana setelah pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Bogor, Jawa Barat.

Dia juga memuji keterlibatan Pionir Pengembang Indonesia (SPPI), menyatakan bahwa setelah pelatihan mereka selesai, mereka akan membantu memperluas cakupan program ini hingga 20 juta penerima manfaat pada Agustus.

Berita terkait: Pemerintah RI siapkan dorongan Rp50 triliun untuk makanan gratis

Berita terkait: Menteri mendorong makanan gratis mencapai semua keluarga

Berita terkait: Prabowo Indonesia bertemu Bill Gates untuk membahas kesehatan global, teknologi

Translator: M. Darwin, Tegar Nurfitra
Editor: Azis Kurmala
Hak cipta © ANTARA 2025